ANNASYA || THE ENDING

ANNASYA || THE ENDING

  • WpView
    Reads 76,675
  • WpVote
    Votes 5,989
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Aug 1, 2020
[COMPLETED] •SERIES 2• WARNING! ⚠ Jika kalian berpikir akan menemukan canda dan tawa di dalam cerita ini, lebih baik tidak usah dibaca. Karena cerita ini sangat menganggu emosional dan membuat kalian ikut merasakan kesedihan yang teramat dalam. _____________________________________________ Bukankah kita saling mencinta? Bukankah kita saling menjaga? Nyatanya itu hanya bualan belaka. Harusnya kita bersama, Yang tercipta malah luka. Aku rela. Semoga kau bahagia. _____________________________________________ Aku terlalu tersentuh sama nasya, pdhl ini just imanjinasi. Makasih kaka udh bikin aku dan mungkin pembaca yang lain buat nangis, sedih, dan pastinya g akan nyangka sama endingnya yang astagfirullah. Salam buat shaka kak kalau punya kenalan sbg manusia bnrn, slmt bikin aku bnci bngt. Sekaligus kasian @shntaanurr Published : 29 Mei 2020 Finished : 01 Agustus 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adira
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • Araya 2
  • BENCI MENJADI CINTA [SELESAI]
  • Gone(✔)🔚
  • ANTARA AKU & DIRINYA
  • Senyum Untuk Luka (End)
  • From Hate To Love [SELESAI]
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
Adira

Kata rindu menguap hilang bersama lembayung senja yang mengerikan, detik masih menjadi kendala terbesarku, dan dirimu masih tetap menjadi penyesalan terbesarku. Aku tahu jika masa tak akan mungkin abadi, dan perpisahan sudah datang di ujung perbatasan. Sebuah kutip bertanya, kemanakah hari esok akan berlanjut, dan aku hanya membisu, mempertanyakan di manakah berseminya ikrar janji itu. Lalu bibir daun menamparku, memberi peringatan dengan sarkas pada jiwa yang masih menabung harapan pada celengan raga yang tak lagi bisa digenggam. Jika esok pagi masih menungguku dengan nyanyian angin yang merdu, maka aku akan terbangun dengan cahaya yang menyerupaimu. Jika hari ini masih berlanjut, maka aku akan menunggu dengan harapan terakhirku. -Adira ©Pamiper_2020 ••• Started : 10 Maret 2020 Finished : 24 Agustus 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines