WILL&HANN

WILL&HANN

  • WpView
    Membaca 3,696
  • WpVote
    Vote 168
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 14, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
"tidak will semua telah berakhir,tidak ada yang bisa kita perbaiki dia lebih baik untukmu,seharusnya aku menyadari dari dulu bahwa kamu telah mencintainya sejak lama dan sekarang aku paham bahwa sehebat manapun aku mengharapkanmu kembali itu tidak mungkin karna kamu lebihh memilih dia"han-han dengan susah payah menahan air matanya karna han-han lelah berada di titik ini. Terkadang kita terlalu bodoh untuk memahami tentang cinta karna sejatinya cinta tidak pernah salahh
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • TIME will TELL {On Going}
  • ADA CINTA 2 ( Complete )
  • dear happiness
  • Story Of Nine
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • He is Mine series 2
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • luka sekaligus obatnya (end)
  • You Are My Dream

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan