Because You {ON GOING}

Because You {ON GOING}

  • WpView
    Membaca 3,590
  • WpVote
    Vote 147
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadLengkap Jum, Mar 19, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Bukan hanya senja yang indah dipenghujung sore yang bisa membuat aku menyukai keindahannya meskipun hanya sesaat, tetapi juga senyuman-mu yang mampu membuat duniaku terpana dan berhenti sekejap dan membuatku menyukaimu selama aku ada dibumi. Bukan hanya untaian kata yang membuatku tergelimang perasaan, tetapi karena pembuktian yang mampu membuat aku percaya bahwa kamu mampu berjuang bukan hanya berbicara. Sepanjang jalan kita lalui berkendara diatas motor berdua, sesekali aku tersenyum, betapa beruntungnya aku bisa berada dibelakangmu, aku percaya suatu saat nanti kita akan berjalan sejajar secara berdampingan dan kamu tidak pernah melepas genggaman tanganku. "Aku suka ini" Adzwa "Gak" Julian "Kenapa? Aku suka ini?" Adzwa "Gak boleh ada yang kamu suka, selain aku dan makanan!" Julian [ALUR SEDANG DI PERBARUI AGAR RAPIH] "Beause You!"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#25
julian
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • He's My Best Friend [END]
  • Arsyilazka
  • DAKSA [END]
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow
  • RafaelClara
  • RAFIRA
  • Cuaca
  • Love Story
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan