Diksi Tak Hidup

Diksi Tak Hidup

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 14, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kalau manusia dinamakan makhluk hidup, maka benda disebut tak hidup. Dari sini paham, kan? Kalau manusia berperasaan, maka benda tidak berekspresi. Benda mungkin adalah kata, gabungan huruf yang bermakna. Walau benda itu mati, kata bisa menghidupkan, benar? Lebih jelasnya, ini diksi benda, yang katanya tak hidup, bisa dibuang kalau sudah rusak, lalu dijual untuk dirongsokkan. Benda yang tidak punya ekspresi untuk emosi bagaimanapun, katanya. Tapi saya nggak mau begitu. Saya beritahu ya, Ini tentang benda yang dimanusiakan manusia, yang berperasaan, lalu memiliki kisahnya masing-masing. Cek saja, mungkin bisa membuat belajar jadi manusia yang tidak menyampahkan benda. Paham?
All Rights Reserved
#430
hidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicia> Januari With You
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • jangan percaya seseorang
  • Canvas of Love
  • HERA ⚠️18+ modernized⚠️
  • Coincidence
  • Secangkir Nanah

‎Hendra... ‎seorang anak SMP yang bahkan tak lagi bersekolah. ‎Kulitnya legam, senyumnya pelan, ‎hidupnya penuh hinaan dan tatapan jijik. ‎ ‎Ia hanya ingin dagangannya laku... ‎dan pulang tanpa luka yang terlalu dalam. ‎ ‎Hingga suatu hari, ‎datanglah seorang gadis seperti bidadari. ‎Felicia. ‎ ‎Gadis cantik bermata sipit, keturunan kaya, ‎berjalan pelan ke arahnya... ‎lalu bicara dengan suara paling lembut yang pernah ia dengar. ‎ ‎Felicia tidak takut, tidak jijik. ‎Ia menggenggam tangan Hendra... ‎menemani dagangannya, duduk di sisinya, ‎dan mencintai dia-yang bahkan tak pernah mencintai dirinya sendiri. ‎ ‎Hari demi hari, Felicia menjadi cahaya. ‎Membuat Hendra tersenyum. Membuatnya percaya... ‎bahwa seseorang sepertinya bisa dicintai... bisa berarti. ‎ ‎Tapi cinta seperti Felicia tak datang untuk selamanya. ‎ ‎Dulu, seorang kakek pernah berkata, ‎"Kalau suatu hari... ada seseorang yang datang padamu, ‎seseorang yang mustahil untuk hadir dalam hidupmu... ‎tapi dia datang, menoleh, tersenyum, lalu duduk di sebelahmu, ‎biasanya... dia hanya dikirim untuk sebentar saja. ‎Untuk membuatmu merasa dicintai, ‎untuk menyembuhkan hatimu yang diam-diam patah. ‎Lalu setelah itu... dia akan pergi. ‎Bukan karena tak cinta... ‎tapi karena Penciptanya memanggil pulang." ‎ ‎Benarkah... Felicia akan pergi? ‎Apakah cinta sehangat itu... hanya datang untuk dikenang? ‎Dan bila benar ia akan hilang... ‎mampukah Hendra mengucap selamat tinggal... pada satu-satunya cahaya dalam hidupnya? 💔 ‎.

More details
WpActionLinkContent Guidelines