I Hate My Life

I Hate My Life

  • WpView
    Membaca 87
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 13, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Leozander Gamaliel seorang remaja laki-laki yang terjebak dalam dunia kegelapan. Akankah ia dapat keluar dari dunia tersebut? Penasaran? Coba baca aja dulu Note: Tujuan gue buat nulis cerita ini cuma buat menceritakan tentang kisah remaja yang gak selamanya indah. Karna remaja tempatnya kita di hadapi beberapa pilihan yang sulit. Dan gak selamanya remaja itu akan terus berjalan lurus pasti akan ada saatnya kita sempat berbelok dan berjalan lurus kembali. Dan satu lagi dari cerita ini pasti akan ada pesan yang tersirat ataupun tersurat. So enjoyyy guys!!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#43
darkness
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • EPIPHANY
  • Possesive Playboy
  • Ali Arkhan
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Tristezza [TAMAT]
  • DRABIA [END]
  • VALUS
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Crazy Girl (Hiatus)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan