Story cover for Diskusi Rasa by lihali_fiwnt
Diskusi Rasa
  • WpView
    Reads 304
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 304
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published May 09, 2020
Sebuah kiasan mengenai dorongan hidup, pahit getir kehidupan, perjuangan, caci makian, cibiran, dan pengucilan bahkan dari pihak-pihak tersayang. Motivasi dalam bentuk Puisi dan Kata-kata dari hati. 

selamat merasuk ke alam drama tulisku.
All Rights Reserved
Sign up to add Diskusi Rasa to your library and receive updates
or
#63motivasikehidupan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Perihku Ditinggalkan cover
Setulus Rasa Untuk Kehidupan cover
LINTASAN WAKTU cover
ABSURD QUOTES I cover
Perjalanan Mencari Apa Arti Hidup cover
TENTANG RASA cover
SEBERKAS RINDU DALAM SAJAKKU UNTUKMU cover
Pesan Dalam Kata cover
10 Detik, Goodbye! cover
Segala Tentangmu ❝ cover

Perihku Ditinggalkan

62 parts Complete

High rank #21 (05/7/19) (hanya serpihan kata-kata, entah puisi atau sajak atau apa entahlah) Untuk orang yang kehilangan. Atau yg baru putus, yang masih belom bisa move on dari kenangan apalagi mantan. Bahasa kasarnya sih cuma sekedar kata mellow yang nggak penting dan cuma diutarakan dari perasaan saya saja, bilang lebay boleh kok, saya menerima kritik dari kalian. Cuma mengutarakan kesedihan yang begitu perih walaupun doi tidak mendengar gue kok HAHA. "Kadang Cinta terlalu indah dirasa, Namun kehilangan membuat kita lupa akan keindahan yang pernah dirasa". 98% benar-benar mewakili perasaan dan hidup saya yang sama persis. Hanya tulisan-tulisan yang mengutarakan perasaan hati yang sedang menangis. Hanya seorang perempuan, Yang hobinya mengutarakan perasaan sakit lewat kata-kata dengan cara menulis, Yang tiba-tiba saja menjadi puitis, Disaat hati sedang kacau balau. Kata-kata disini asli buatan saya, murni dari pikiran saya, namun jika ada kesamaan, maafkan saya. Semoga kata-kata ini yang akan mengerti perasaan kalian disaat siapapun tak pernah bisa mengerti.