Terimakasih

Terimakasih

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 9, 2020
waktu berhasil mengingatkan ku akan sosokmu. sosok yg pernah memperjuangkan ku tanpa aku tahu sebesar apa itu.Pengorbanan, kasih sayang, bahkan kesetian aku rasa cukup besar yang ku dapat darimu. Bukan maksudku mengabaikan semua itu, hanya saja aku yg terlalu diperlakukan spesial olehmu, sehingga membuat ku bertindak sesuka hati ku. Aku terlalu percaya diri bahwa kau takkan pernah pergi untuk mengakhiri. sayangnya kepercayaan diriku yg begitu tinggi menjatuhkan ku, hingga aku tersadar bahwa kau juga manusia biasa. Yang mempunyai batasan bahkan rasa bosan. Ternyata benar selama ini,kita akan merasa kehilangan setelah orang itu pergi dan benar benar meninggalkan. terima kasih karena kau telah mengajarkanku apa artinya menjaga sebuah hubungan. aku percaya pada takdir Tuhan. jika memang kau yang ditakdirkan untukku aku yakin suatu saat kau pasti kembali. namun jika Tuhan mengirimkan mu padaku hanya untuk mengajarkan padaku pentingnya menjaga apa yang telah kita miliki maka aku akan tetap berterima kasih karena telah menghadirkan sosok mu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menulis untuk Diri Sendiri
  • Paket dari Tuhan
  • Perjalanan Cintaku...
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • Sacrifice Of Love
  • Datang Untuk Pergi

Seberapa besar harapmu dalam ambisi yang begitu menggebu. Menempuh perjalanan bahagia dan luka, terbuai janji dan termakan waktu. Harap ku, semoga dirimu tidak pernah membenci siapapun dan tidak pernah menyalahkan keadaan dan begitupun tidak pernah membenci dirimu sendiri dan semoga selalu dalam kasih sayang Tuhan. Tulisan ini saya dedikasikan untuk diri saya sendiri. Belajar mengenal lebih dekat dengan diri sendiri, mencintai tanpa batas, saling menghargai dan mendengarkan tanpa harus menuntut segala situasi dan kondisi yang ada saat ini. Terimakasih Tuhan dan terimakasih untuk diri saya sendiri, semoga semesta berpihak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines