Ramalan Vs Takdir

Ramalan Vs Takdir

  • WpView
    Membaca 876
  • WpVote
    Vote 49
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 25, 2022
"Menurut gue ramalan itu penjabaran dari takdir yang akan kita terima kedepannya." "Ya bedalah ramalan mah kayak mitos orang jadul tuh yang pake gituan, gue mah orang sekarang jadi gak percaya ramalan tapi kalau takdir itu udah pasti ada." "Kalau menurut gue ramalan itu gak melulu soal takdir deh, kan banyak juga ramalan jodoh, zodiak bahkan ramalan goldar juga ada." "Percaya aja sama Tuhan, ramalan semacamnya mah hanya membuat kita dilema doang." Tutur keempat teman Arkan. Ya, Arkan faizal yang mendengar dirinya di ramal oleh nenek tua dan lebih parah lagi nenek itu mengatakan "Gadis itu yang akan menemani sisa hidupmu kelak." Arkan melotot tak percaya. Bagaimana tidak, gadis yang di maksud sang nenek merupakan preman di kampusnya. Tentu saja Arkan tau, karena cewek itu sudah terkenal di kampusnya dan harus di garis besari bahwa arkan tidak mengenal gadis itu. Tau namanya aja nggak karena menurut arkan gadis seperti itu bukan levelnya untuk di jadikan teman.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#109
ramalan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • GRIZELLE [Completed]
  • Arsyilazka
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • DISA | broken
  • Just Friend ✅
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • AFIKA [ END✔ ]
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)

[FOLLOW DULU, BEBERAPA PART DI PRIVATE] Family Series : 1st Datang dan pergi itu siklus hidup. Tugas kita hanya menyambut yang datang dan merelakan yang pergi, serta melalui proses ditengah keduanya. Tapi... Ketika proses merelakan sudah dilakukan dengan menghabiskan waktu, rindu, dan juga candu yang masih enggan lepas dari pikiran maupun perasaan. Dia datang dan langsung meruntuhkan perjuangan dalam semua proses merelakannya. Apakah menyambutnya kembali akan menghapus luka lama? Atau malah menambah luka di tempat yang sama? "Buat apa lo kembali? Setelah pergi adalah pilihan lo ketika dunia bahkan menolak gue." - Grizelle Danisya Roger - "Akan gue perlihatkan kejamnya dunia setelah lo mutusin untuk membunuh darah daging gue." - Gavandra Adilhaq Dimitri - -- It's Story by Nunu💫

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan