SARASA

SARASA

  • WpView
    LECTURAS 1,276
  • WpVote
    Votos 219
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 13, 2020
Di jauhi keluarga sendiri tanpa sebab yang jelas membuat Sara harus kehilangan kasih sayang serta perhatian. Yang tersisa sekarang hanyalah kenangan manis dari masa kecil yang tersimpan rapi di otaknya. Ia harus menjalani hidup dengan menjadi orang lain, kebiasaanya adalah pura-pura tidak terjadi apa-apa padahal semuanya sedang berantakan. Sifatnya yang tertutup membuat orang lain kesusahan untuk masuk dalam dunianya, sebenarnya Sara melakukan itu agar semua yang sudah hancur tidak semakin hancur. Hingga tanpa sadar selama ini ada seorang laki-laki yang selalu memperhatikannya, lebih tepatnya saat gadis itu pindah di seberang rumahnya dan menjadi tetangga baru. Dua belas tahun tak ada obrolan atau sekedar sapaan hangat yang Sara berikan membuat lelaki itu hampir putus asa. Hingga dimana usaha yang di lakukannya berbuah hasil.
Todos los derechos reservados
#7
2020
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ANANTA [COMPLETED]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Pelangi [COMPLETED]
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • Grafi [End]
  • BULAN [END]
  • Be with you
  • HILANG [Segera Terbit]
  • AKSARA [END]
  • Duka Devara

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido