Utsukushii Higeki

Utsukushii Higeki

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 27, 2021
Lebih sakit mana? Yang pergi, ataukah mereka yang di tinggal pergi? Sungguh, meskipun aku bisa mengulang waktu kembali, tragedi yang indah ini tetap akan terjadi. "Berjanjilah kalian tidak akan menangis, atau aku benar-benar akan pergi." Kami tidak menangis hari itu, sekuat tenaga kami menahan air mata yang siap menganak sungai, kami menjadi anak baik dengan menepati janji kami. Tapi mengapa kau tetap pergi? Sungguh, tak ada yang indah dari sebuah tragedi. Hidup adalah permainan dan kini kita sedang bermain dengan takdir. Orang bilang, kisah yang indah terkadang penuh dengan tragedi. Tapi sudah cukup rasanya aku bermain dengan tragedi memilukan ini. Aku lelah. Cover and picture from: pinterest
All Rights Reserved
#19
schoollive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • Juan [REVISI]
  • Menjadi Skala ✓
  • Outcast; How to Get a Happiness?  [END]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Still with Pain (Terbit)✓
  • Bukan Kita D.A.N
  • One Shoot Brothership ✓
  • Avyan (End) ✓

Hirap. Segala hal yang telah berlalu kini perlahan hirap ditelan masa. Menyisakan segala kehancuran yang abadi dalam ingatan setiap orang yang melaluinya. Luka akan kehancuran, luka akan kehilangan, semuanya akan tetap abadi meski sekeras apapun berusaha tuk melenyapkannya dari dalam ingatan. Tak ingin semakin hancur dan terluka, ia memutuskan tuk berhenti. Berhenti berkomitmen dengan segala hal yang membuatnya terluka dan meninggalkan kenangan lamanya. Namun, disaat ia hampir berhasil meninggalkan semua kenangannya, luka itu kembali berdenyut nyeri saat seseorang dari masa lalunya kembali hadir memasuki kehidupannya. Dengan hadirnya sosok dalam masa lalunya itu, akankah semua luka itu akan sembuh? Atau justru semakin membuatnya membiru bersamaan dengan segala realita palsu yang selama ini ia peluk dengan erat? Demi melewatinya, ia terpaksa kembali hidup bersama dengan luka tersebut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines