SWEET LIPS

SWEET LIPS

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 9, 2020
Cinta katanya selalu berakhir manis. Tapi tidak berlaku bagi anak muda ini. Cintanya selalu kandas. Kebodohan dan kejujurannya dalam menyatakan perasaannya pada wanita membuat ia kesulitan mencari cinta sejati. Karena wanita lebih senang jika mendengar kata buaian bohong dari lelaki, daripada kejujuran dan ketulusan hati seorang lelaki tulus. Dengan dibumbui komedi masa kini cerita ini akan mengangkat realita dalam hubungan percintaan. Apakah anak muda ini akan mendapatkan cinta sejatinya? Apakah ketulusan dan kejujuran hatinya akan mengantarkan kepada cinta sejatinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bangles Rater
  • Love Motivation
  • Friend's Zone's
  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • Orang Ketiga
  • IT HURTS
  • MY eyes are on YOU
  • Cinta di Atap SMA
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)

Dunia memang sangat tidak adil dan kejam. Kenapa kita harus di lahir kan di dunia ini? Jika hanya untuk menyesali. "kau mau? Ini aku bawa 2 roti untuk mu dan kakak mu.." Setiap orang pasti akan bosan dengan orang yang selalu meminta bantuan dari nya. Apakah kalian percaya?.. dunia itu sempit banget.. semua nya saling berhubungan. Dunia memang tidak bisa di ajak bercanda.. apakah bunuh diri lebih bagus?.. tapi di saat kita tenggelam oleh masalah yang ada, dia, andi membantu ku, ira. dan menyelam untuk mengangkat ku kembali ke daratan. Apakah aku salah untuk menaruh hati pada nya? Karena dia penyelamat ku Namun.. lama kelama-an aku sadar bahwa dia memang bukan untuk aku.. aku harus mengiklaskan nya, perih.. pasti perih sekali.. melihat dia, bahagia dengan yang lain. Hingga pada akhir nya usaha ku selama ini untuk bertahan di dunia sia-sia.. lantas untuk apa aku bertahan jika aku mendapatkan sebuah penyakit yang bahkan sudah stadium 4?.. lalu.. bagaimana dengan dia kalo aku sudah tidak ada?.. apakah dia akan biasa saja?..

More details
WpActionLinkContent Guidelines