Disudut pemakaman yang hening tersungkur seorang gadis kecil berambut panjang nan manis, menangis sesenggukan berteriak, menjerit, mengamuk, berontak pada takdir sambil mengutuk langit yang pekat, entah kenapa langit selalu setuju padanya , pada perasaannya yang pilu langit saja ikut mendung oleh mantra-mantra kesedihannya.
Hingga datanglah sosok dan berkata "Bangunlah", gadis kecil itu hanya menatapnya tanpa bereaksi apapun. "Bangunlah" gadis kecil itu masih saja tak bergeming dari tempat duduknya, berkata lagi sosok itu "Ayo bangunlah akan aku tunjukan padamu keabadian" perlahan gadis kecil itu berdiri dan menatap sosok didepannya "Benarkah?" tanyanya dengan sorot yang tidak percaya, "Dengan syarat kamu mau menceritakan kegelapan" jawabnya.
Cerita sakura yang dihukum kakeknya untuk tinggal disebuah desa terpencil
Sakura bukan hanya harus beradaptasi, sakura pun harus menjalankan tugas yang kakeknya berikan agar bisa kembali ke kota asalnya
Sementara menjalani hidup didesa terpencil tentu jauh berbeda dengan kebiasaan sakura, apalagi orang orang didesa memiliki cara hidup mereka sendiri belum lagi seorang pemuda desa yang selalu memasang ekspresi dingin serta galak yang entah kenapa sakura sering terlibat dengan pemuda itu
Sakura harus bertahan dengan semua tekanan sekaligus menyelesaikan tugas kakeknya agar segera kembali ke kota asalnya