FAJAR- The Sun After Set

FAJAR- The Sun After Set

  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 3, 2020
Senja terpuruk atas keadaan yang menimpanya. Seperti namanya, ia ingin tenggelam dengan mencipta keindahan. Membuat orang takjub ketika memandangnya. Tapi, itu dulu. Kini Senja menelan pahit semua mimpi nya. Tak akan ada lagi keindahan yang mampu ia cipta. Tak akan ada orang yang menatapnya takjub. Ia adalah Senja yang tenggelam suram. Fajar memang memaknai mendalam makna namanya. Sesuai namanya, ia hadir setelah datangnya gelap. Ia datang membawa secercah harapan. Ia muncul memberikan sinar untuk menyinari jalannya roda kehidupan. Ia tak kalah indahnya dengan senja. Namun tak banyak yang menyempatkan waktu untuk melihat keindahannya, memilih mengabaikannya. Dan menanti Senja yang lebih menjanjikan. Padahal, apalah arti Senja tanpa Fajar?
All Rights Reserved
#93
masihpemula
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita di Balik Senja
  • Fajar dan Senja [SELESAI]
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
  • Senja dan Fajar
  • Terikat Cinta
  • Sahabat atau Cinta
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Fajar & Senja
  • Sunrise Become Sunset (End)✓

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines