Antargata

Antargata

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 11, 2021
Pernahkah kamu berfikir bahwa kehidupan normal itu sebenarnya adalah suatu anugerah? Atau jangan-jangan menurutmu membosankan? Kalau aku, sudah pasti akan menjawab opsi pertama. Semua hal yang normal adalah kehidupan yang kumimpi-mimpikan. Tapi apa jadinya kalau keluargamu tidak mendukungmu? Sial memang, ya, sial. Kata itu adalah salah satu kata pertama yang terlintas dalam kamus kehidupanku yang menyebalkan. Aku kan, cuma ingin bermain seperti anak-anak remaja pada umumnya. Tapi, jangan bilang siapa-siapa. Sahabatku akan menertawaiku jika aku mengatakannya keras-keras. Oke, sebenarnya apa sih yang mau kukatakan? Gara-gara tingkah laku kakakku yang haus perhatian, orang-orang sekarang memercayai bahwa dunia fantasi yang tidak normal ada di sekitar mereka. Dan akibatnya, aku dihadapi dengan kecurigaan sesama siswa dan siapa pembunuh berdarah dingin yang sudah mengancam kedamaian dunia. Lebay? Tidak, tidak juga. Tapi, dari semua perkataan absurd ku, ada satu hal yang tidak akan berubah dari situasi ini, Aku cuma ingin minum darah.
All Rights Reserved
#56
chaos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • My Love For Vampire.
  • [Drop]Snake Becomes a Member Of The Military Force [SBMOMF]
  • Lulu
  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • Wasted Princess [On Going]
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Raya : The Girl Who Hides a Thousand Secrets ✔

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines