Sajak Gugur

Sajak Gugur

  • WpView
    MGA BUMASA 458
  • WpVote
    Mga Boto 25
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Dec 16, 2020
WpInfo
Tula
Hanya sebuah puisi yang ingin menemanimu meneguk secangkir kopi pada senja di sore hari. @LitlePoetry Litlecherie&Aji 1, Juni 2020
All Rights Reserved
#67
hurts
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • RUMAH KOPI
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • My Junior My Love ✔️
  • ANGKASA
  • Time Capsule - NPC's 30 Days Writing Challenge [END]

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman