Senja
  • WpView
    Reads 310
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 18, 2020
WpInfo
Non-Fiction
* FOLLOW DULU SEBELUM BACA* (Cuma pemula yang mencoba menuangkan imajinasi nya) Typo msih bertebaran dimana-mana guys 😁 (Revisi kalau ceritanya udah Tamat guys) Jangan lupa Vote dan komen 😘 - ENJOY AND HAPPY READING- Namanya Senja, gadis berkulit putih , berambut panjang, dan memiliki senyum yang manis, senja merupakan mahasiswi akuntansi di sebuah kampus Swasta di Jakarta, namun tidak seperti namanya , dia tidak menyukai senja , namun dia punya alasan sendiri kenapa dia tidak menyukai senja. Jika orang- orang berfikir dia adalah gadis yang selalu bahagia, kalian salah, dia hanya terlalu pintar menyembunyikan kesedihannya... Cerita ini tentang senja, cinta, keluarga, persahabatan, pengorbanan serta kepercayaan .... Mampukah senja melewati semuanya ? Bagaimana senja melewati itu semua ? Apakah dia akan tetap tidak menyukai senja ...?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • sebait kenangan
  • ATHALARIQ
  • Diary [COMPLETED]
  • SENJA JINGGA
  • Jendela Rasa ✔
  • Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA]
  • EVANESCENT [Completed]
  • Senja dan Jingga

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines