RISA
  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini murni dari pikiran aku sendiri dan sebagin ceritanya ngambil dari pengalaman pribadiku. ********* "Aku mohon jangan tinggalin aku," mohon Satya. "Maaf kak aku gak bisa, " balas Risa sambil menundukkan kepalanya. "Kenapa? Apa karena penyakit kamu, aku bisa mintak dokter terbaik buat ngobatin kamu, " jelas Satya "Kakak pengen lihat aku sembuh kan?" tanya Risa yang mulai meneteskan air matanya. "Kakak bakal lakuin apa aja buat kesembuhan kamu, " jawab Satya mantab. "Lupain aku dan mulailah mencintainya," ucap Risa dengan satu tarikan nafas.
All Rights Reserved
#4
fino
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADYRA
  • COMPLICATED
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Maaf' (Revisi)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Tokoh Utama
  • AURORA
  • BETRAYAL OF LOVE
ADYRA

"Gue tau,lo pasti mikir gue sakit hati apa ngak sama ledekan lo tadi pagi disekolah. Udah deh ngak usah pake ngeles segala." Jelas Azka panjang lebar,Dyra berpikir apa Azka bisa membaca pikiran orang?. "Pede bego." Ceplos Dyra. Maudy yang melihat percekcokan antara dua insan didepannya pun berdehem. Dyra dan Azka melihat kearah Maudy. "Lo berdua kalo mau pacaran bilang dong,jangan buat gue nunggu. Tau gini gue balik luan." Maudy pura - pura merajuk. "Hah,pacaran? Are you okay?." Tampak wajah Dyra terkejut. "Iya jadi ini baru jadian. Lo tau kan kalo temen lo ini gampang merajuk,dan sok jual mahal." Azka mengatakan seperti otang polos yang tanpa dosa sedikitpun. Dyra ingin protes dengan perkataan Azka barusan,namun mulutnya langsung dibekap oleh Azka. Maudy tampak mengerutkan dahinya." Kenapa lo ngak bikang gue Ra?." "Dia malu,makanya dia nyuruh gue yang bilang." Sembur Azka. Dyra sudah geram melihat tingkah Azka,mulutnya memang masih dibekap dengan tangan Azka,namun pikirannya tidak. Dyra memiliki ide. Dia langsung menginjak kaki Azka,sehingga Azka meringis dan melepaskan bekapannya dimulut Dyra. Story @ZikraSalsabila😊😍.

More details
WpActionLinkContent Guidelines