Hilang
  • WpView
    Reads 467
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Tue, May 19, 2020
"Aku benci kesunyian, yang tak pernah membuatku nyaman dalam keramaian. Tapi sunyi itu telah menjelma menjadi diriku sendiri." -Kyara Reynata "Bahagiamu adalah bahagiaku juga dan lukamu adalah lukaku pula, jadikanlah aku sandaranmu ketika kau membutuhkan tempat untuk menuangkan segala kesedihan. Aku ingin selalu menjadi benteng disaat kau rapuh. Karna kau adalah bagian dari hidupku." -Daniel Liandra Widjaya Semenjak kepergian Ayah nya hidup seorang gadis nyaris mengalami perubahan yg drastis. Belum lagi kedua kakaknya yg sampai saat ini tak bisa menerimanya kembali dan bahkan membencinya. Selama kurun waktu 2 tahun lamanya ia sempat mengalami gangguan psikis akibat trauma yg cukup menggucang kejiwaannya.Bahkan ia sempat dimasukkan di RSJ karna dicap sebagai "pembunuh" Ayahanda mereka oleh kedua kakaknya. Namun sejak seorang lelaki yg sempat menjadi teman kecilnya atau katakanlah devilnya, ia mencoba untuk bangkit dari masa lalu yg kelam itu. Teman yg dulunya menjadi musuh bebuyutannya itu sekarang telah berganti menjadi satu-satunya sahabat yg selalu mendukung dan memberikan suport kepadanya agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan ini. Akankah hidup gadis itu kembali seperti sediakala atau malah sebaliknya? REMEMBER!! Dilarang keras untuk meniru ataupun mengcopy cerita ini!!
All Rights Reserved
#810
cintasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • IGNIS
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • Not Your Fault [SELESAI]
  • Suara Daniel [On Going]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Memories: Rain(a)
  • Rindro (SELESAI)
  • ALEYA~~

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines