ONE LAST CRY (Sudah Terbit)

ONE LAST CRY (Sudah Terbit)

  • WpView
    Reads 22,554
  • WpVote
    Votes 1,007
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Oct 29, 2021
Cover by @DepaCBS Up juga di dreame Titania tak pernah tahu jika laki-laki yang mati-matian ia cintai hanya menganggapnya tak lebih dari angin lalu, semua usahanya berujung pada rasa sakit dan bodohnya ia tetap bertahan hingga penghianatan demi penghianatan ia alami. Mampukan Titania lepas dari jerat cinta palsu laki-laki yang telah menipunya? Mampukah Titania berdiri tegak sendiri melanjutkan usaha papanya ataukah selamanya ia terkurung dalam kenangan masa lalu tak berujung?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • 𝓦𝓮𝓭𝓭𝓲𝓷𝓰 𝓟𝓪𝓹𝓮𝓻 [End]
  • Love, Lust and Betrayal
  • Indah di Senyum Mu
  • Senandung Luka (Sudah Terbit)
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]
  • Broken
  • Real or Dream 🔞 [ ✔️SUDAH TERBIT NOVEL + EBOOK ]
  • Anak Kembar sang Presdir [END]

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines