Story cover for Kisah Setangkai Bunga by NisaulAuliya
Kisah Setangkai Bunga
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published May 10, 2020
Namaku Rosalina Alba, panggil saja aku Nana. Mungkin itu alasan kenapa aku amat menyukai bunga.

--- 

'Aku tidak menyangka kalau harus berakhir seperti ini. Sudah buka kado kecil dari ku belum? Aku merancang dan menyelesaikan itu seorang diri. Ku harap kau menyimpannya untukku, kau juga boleh membuangnya kalau tidak suka. Aku tidak akan menyesal dengan keputusanku, ku harap kau bahagia. Aku akan mengawasimu dari sana dan bahagia bila kau juga bahagia'

Tertanda,
Rosalina Alba
All Rights Reserved
Sign up to add Kisah Setangkai Bunga to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Jasmine Blooms Between Us by Amenoelleyu
11 parts Ongoing
"Cinta yang tulus dan suci itu seperti apa?" Selama delapan tahun, Mei Zhenzu terus menanyakan hal yang sama pada dirinya sendiri, namun tak pernah menemukan jawaban yang dapat memuaskan hatinya. Setelah putus dari Liang Chengwei, mantan pacarnya di usia 20 tahun, Zhenzu menutup hatinya rapat-rapat. Sejak saat itu, dia tak lagi membuka diri untuk cinta, seolah-olah menyegel dirinya dalam ketidakpercayaan akan cinta yang benar-benar tulus. Bahkan, dia pernah berkata kepada orang tuanya bahwa mungkin dia tidak akan menikah seumur hidupnya. Hari-harinya dihabiskan dengan mengurus toko bunga kecilnya, merawat tanaman-tanaman yang mekar dengan harum lembut. Namun, di antara bunga-bunga itu. Baginya, melati adalah simbol kesucian dan ketulusan-sesuatu yang indah, tetapi terasa semakin jauh dari jangkauannya. Dalam lubuk hatinya, dia masih menyimpan secercah harapan, tetapi satu kesalahan di masa lalu membuatnya merasa tak lagi pantas untuk mencintai atau dicintai. Namun, harapan itu mulai bersemi kembali. De Zhouxin, seorang programmer game sekaligus CEO perusahaan yang tengah naik daun, bertemu dengannya dan bertanya,"Saya De Zhouxin... Apa kamu masih mengingat saya?" Zhenzu terdiam. Nama itu terasa tidak asing di telinganya, tetapi ketika dia menggali ingatan masa lalu, perlahan semuanya menjadi jelas. De Zhouxin-teman SMP yang satu kelas dengannya juga teman satu SMA-nya. Perlahan, hubungan mereka mulai bertumbuh. Namun, tidak semudah itu bagi Zhouxin untuk meruntuhkan benteng yang telah Zhenzu bangun selama bertahun-tahun. Ada banyak rintangan dan ketakutan yang harus mereka hadapi. Namun, seperti melati yang mekar dengan keharuman lembutnya, cinta yang tulus dan suci pun mulai tumbuh di antara mereka. Baik Zhenzu maupun Zhouxin, mereka berdua berharap... Ini adalah cinta yang sungguh. " Cinta begitu suci, seperti Bunga Melati yang tumbuh dengan sabar."
You may also like
Slide 1 of 10
BENALUNA cover
Remember Me [SehunxKristal] cover
REAL or NOT REAL (END) cover
Rainbow After Rain (Chanbaek) END cover
END✔️- TAKDIR cover
Starlight Jeongin  cover
Jasmine Blooms Between Us cover
Golden Blossoms (End) cover
Nobody Know But Me (ChanBaek) 21+ END cover
Pscyho Boyfriend -OSH [END] cover

BENALUNA

54 parts Complete

Kata semua orang kita harus bermimpi dan berangan-angan agar keinginan kita bisa nyata dengan indah. Nyatanya tak semua indah seperti yang kita harapkan, justru lebih buruk dan menyedihkan. "Benua kapan sih suka sama Aluna?". "nggak akan pernah". Jawab Benua tanpa ragu, membuat Aluna cemberut. "yaah kenapa Benua?". "ya karena gue nggak suka sama Lo Aluna, berapa kali sih gue harus jelasin ke Lo?". Benua melunakan nada bicaranya, berusaha agar Aluna bisa mengerti dengan maksudnya kalau Benua tidak suka dengan Aluna. "kok gitu sih Benua, Aluna kurang apa?". Aluna menundukan kepalanya, memainkan Sepatunya dan telapak tangannya. Benua menoleh pada Aluna yang masih setia menunduk itu. "gue nggak suka sama cewek yang ngejar-ngejar cowok, murahan". Aluna langsung mengangkat kepalanya. "Aluna nggak gitu kok Benua, Aluna kan ngejar-ngejarnya cuma sama Benua". "ya sama aja, intinya gue nggak suka sama cewek yang agresif". Dia, orang yang dingin, tak tersentuh. Ibaratkan sebuah pelangi, indah tapi tak bisa digapai. Ibaratkan sebuah Api, menawan akan kobarannya tapi menyakitkan jika didekatnya. Memandangmu adalah hobiku, mengejarmu adalah caraku. Tak peduli saat semua orang mengataiku sebagai 'Benalu'. Sakit ini bertambah, saat tak disangka bukan hanya dinginmu tapi juga hatimu yang menyakiti perasaanku.