MyBig Babyboy

MyBig Babyboy

  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 11, 2020
Alpis yang cukup famous dengan permainan futsalnya, Siapa yang tidak tertarik dengan Pria mungil ini yang memiliki lekuk tubuh yang banyak disukai oleh kaum wanita dan pria. Meskipun memiliki fetish yang sedikit aneh dalam dirinya, dia lebih menyukai pria yang berisi dan tubuh yang besar dari dirinya senidiri. Dan akhirnya, dia menemukan pria sesuai keinginannya tetapi pria tersebut tidak 1 pulau dengannya dan itu bukan halangan buat dirinya. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?? ____________________________________ WARN!!! Boyslove Homophobic silahkan jauh-jauh! NB: Cerita ini adalah campuran dari sedikit cerita nyata dan banyak pemanis(Fantasi Author), hehehe Siapkan tissue sebelum baca hihi.. Jangan lupa Vote and Coment..
All Rights Reserved
#488
manxman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hurt To Love You
  • [*] Yaoi Series
  • My SuperBall Lovers [BoyxBoy]
  • REZA DAN 14 PENGUASA (BXB HAREM)
  • NIKMATNYA PACAR TEMAN SENDIRI
  • Smith (BoyxBoy)
  • Love In The Jungle
  • Musim Kedua

Mpreg Gay story Homophobic ? Gak usah baca ! Highest rank #122 in romance •-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-• "Bagaimana kalau terjadi apa-apa denganku ? Apa kau masih mau denganku ?" Ucapku dengan pelan. Aku berusaha menatap tepat dimatanya. "Tentu saja aku akan menerimamu." Aku tersenyum mendengar jawabannya. Semoga ucapannya benar. "Ba-bagaimana jika aku hamil ?" Ucapku gugup sambil kuelus perutku yang masih rata. "Hamil ? Hahaha kau seorang pria." Apa di tak percaya padaku ? "Aku serius. A-aku hamil." Kuserahkan sebuah map padanya. Itu adalah sebuah bukti yang sangat kuat. "Kau gila ! Aneh ! Tidak mungkin kau... argh ! Bagaimana bisa ?!" Dia membanting map yang kuserahkan padanya. Dia pergi. Meninggalkanku dengan hati yang cukup sakit. Ternyata benar. Ucapannya barusan salah. Dia tidak menerimaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines