AQILLA
  • WpView
    Reads 2,605
  • WpVote
    Votes 1,649
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 1, 2020
WARNING(❗) MENGANDUNG UNSUR KEBAPERAN YAH. LANGSUNG BACA AJA:* ! "qiy agak maju an dong" ucap Sam dengan penuh sabar . "Gamau, Lo bau" Dengan telaten Sam memotong kan kuku qilla . Lalu ia meletakan pemotong kuku dan mulai mengikis jarak dengan qilla. "Tapi Lo sayang kan ?!" Ucapnya sambil mencubit pipi gembil qilla . *Blush* Qilla tidak menjawab namun mengalihkan pandangan nya ke arah lain untuk menutupi wajahnya. ____ Mau tau kelanjutannya? Yuk baca :*
All Rights Reserved
#178
penghianat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Wedding Dream✔
  • DAREL (END)
  • NIDA ( END )
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • Why Should I (COMPLETE) ✓
  • KIARA [End]
  • Putra CAKRALA [BERAKHIR]✔️
  • Myesha (Revisi)
  • Arsyilazka
  • Belia & Keandra (END)

[21+ SEBAGIAN PART DIPRIVATE, HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] AUTHOR NOTE : -(Namakamu) = Nama pembaca.- "Please, deh. Yang, kamu tuh jangan suka goda aku sama warna bibir kamu. Pengen dicium rasanya," ucap Iqbaal kepada (Namakamu). "Cium? Emang berani? Bukannya kamu mau nunggu kita nikah dulu?" tanya (Namakamu) dengan senyum menggoda. Tanpa pikir panjang, akhirnya Iqbaal mengecup singkat bibir merah kenyal itu. "Itu buat bersihin bibir cowok bangsat yang udah cium kamu sebelum aku, nanti versi lengkapnya kalau udah nikah aja." (Namakamu) terdiam, lalu menyentuh bibirnya yang baru saja dicium Iqbaal. Laki-laki itu memang selalu melakukan segala hal dengan tiba-tiba. Don't copy my story. Bunga SA, 07 Desember 2019.

More details
WpActionLinkContent Guidelines