2/216 "Inikah Takdir?"

2/216 "Inikah Takdir?"

  • WpView
    Reads 1,649
  • WpVote
    Votes 181
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2020
Tentang segala sesuatu yang terjadi, tak hanya kata menyesal yang terus ditemui namun kata menikmati juga hadir setelah kata menyesal itu dihadapi dengan kata 'ikhlas' ~ Dulu sekali, gadis berlesung pipi indah itu hanya selembar kertas putih kosong. Kemudian, Sang penguasa memberikan ia sedikit cobaan, kemudian ditambah lagi dan lagi. Sang pencipta tentu tidak akan membuatnya hidup sesempurna sebelumnya. Hingga suatu waktu, sebuah kiriman takdir datang. Lalu kedamaian yang selama ini berusaha ia bangun kembali mendadak dibongkar paksa. Ini hanya perihal waktu dan takdir. Semuanya akan menggiring kita, entah itu menuju kebahagiaan ataupun kesedihan. Cukup jalani saja. ♡ ♡ ♡ A collaboration ideas by @annisaicha45
All Rights Reserved
#311
enemy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WUNDE ( Selesai )
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • A Wallflower Love Story (AWLS)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (Revisi)
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • SHADOW
  • FUTURE PERFECT | Jungwon - Liz ✓
  • ESCAPE. | Jake - Yujin ✓

🥀Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.🥀 Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta. Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam. Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta. Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian? "Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya. Start : 11 maret 2021 - Natasya Salvia

More details
WpActionLinkContent Guidelines