2/216 "Inikah Takdir?"

2/216 "Inikah Takdir?"

  • WpView
    Reads 1,651
  • WpVote
    Votes 181
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2020
Tentang segala sesuatu yang terjadi, tak hanya kata menyesal yang terus ditemui namun kata menikmati juga hadir setelah kata menyesal itu dihadapi dengan kata 'ikhlas' ~ Dulu sekali, gadis berlesung pipi indah itu hanya selembar kertas putih kosong. Kemudian, Sang penguasa memberikan ia sedikit cobaan, kemudian ditambah lagi dan lagi. Sang pencipta tentu tidak akan membuatnya hidup sesempurna sebelumnya. Hingga suatu waktu, sebuah kiriman takdir datang. Lalu kedamaian yang selama ini berusaha ia bangun kembali mendadak dibongkar paksa. Ini hanya perihal waktu dan takdir. Semuanya akan menggiring kita, entah itu menuju kebahagiaan ataupun kesedihan. Cukup jalani saja. ♡ ♡ ♡ A collaboration ideas by @annisaicha45
All Rights Reserved
#229
zahra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Revenge || I'm Sorry
  • WUNDE ( Selesai )
  • I'm okay (END)
  • ALESYA (END)
  • Kita dan Sang Pencipta
  • ESCAPE. | Jake - Yujin ✓
  • FUTURE PERFECT | Jungwon - Liz ✓
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • My Sweet Polar Husband [End]
  • A Wallflower Love Story (AWLS)

WARNING!🔞 DI WARNING SEJAK AWAL, KARENA CERITA INI BUKAN UNTUK KALANGAN DI BAWAH UMUR. Cerita ini berbasis dewasa. **** Harusnya Sia tidak bermain-main dengan sosok yang bernama Eandra Farzan. Harusnya dia tau bagaimana gilanya pemuda itu ketika marah dan memiliki dendam amarah. Seperti yang sudah dia pelajari dari kasus Kiara. Namun, sayangnya Sia sudah terlanjur masuk ke dalam daftar hitam milik Ean karena penghianatannya dulu. Mungkin, hari-harinya yang suram akan semakin suram setelah dia berhasil dalam kontribusi menjebloskan Eandra dalam penjara. "Gue benci penghianat!" "Mau coba kabur? Ke ujung dunia pun, sampai menangis darah sekalipun, gak akan gue lepasin lo, Alesia Ayudisha." Tidak akan Ean biarkan kelinci kecilnya kabur, dan akan Ean pastikan gadis itu akan selalu tunduk. Ean tidak suka di usik, ketika kelinci kecil seperti Sia berani mengusik dan melawannya. Maka, kehancuran yang akan menghampiri gadis itu dengan nyata di depan matanya. "Mau lari sejauh apapun, tempat lo kembali akan tetap sama, yaitu di bawah kungkungan gue, mengangkang untuk gue, menerima hentakan gue, dan mendesahkan nama gue. Lo, akan kembali menjadi pelacur gue." **** Selamat membaca🖤 Don't copy my story!

More details
WpActionLinkContent Guidelines