Huru-hara rasa yang dituangkan melalui diksi dan prosa, lalu dihidangkan dengan suka-suka, tanpa duka, semoga.
(Kumpulan puisi milik Firda Al-anam, asli, ori, tanpa dibuat-buat)
Kata-kata yang tak mampu terucap langsung,
Gemuruh yang bergejolak di dalam hati,
Lukisan rasa yang tak mungkin tergambarkan,
Hasrat yang meronta-ronta ingin di lepaskan,
Luka jiwa yang tak mungkin tersampaikan,
Lewat coretan PENA ku suarakan,
semoga sampai pada sang Pujaan.