Kisah Rindu

Kisah Rindu

  • WpView
    Reads 3,270
  • WpVote
    Votes 571
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
Aku pernah menutup hatiku rapat-rapat. Berharap, Tak ada seorang pun yang bisa membukanya. Aku pernah berteriak pada semesta. "AKUUUUU MENYERAHHHH." Benar. Aku menyerah pada rasa yang terus menyiksaku. Tetapi, sepertinya semesta mendengar teriakkan ku. Hingga dia mengirimmu. Kau yang selalu Ada untuk ku, selalu membuat duniaku seakan berputar dengan indahnya. Kau juga yang selalu menghiasi malamku. Awalnya, aku mengenalmu dengan sebatas mata. Tetapi perlahan, hati mulai ikut campur. Sungguh aku tak mengerti dengan perasaan ini. Tetapi entah kenapa, kau nekat mendobrak pintu hati ini? Dan saat aku mulai benar-benar menyiapkan ruang untukmu, kau menghancurkan segala nya... Benar, segalanya. Kau menghancurkannya secara perlahan. Dan sejak saat itu, aku mulai mengerti kata Rindu. Rindu yang setiap harinya selalu menghantui perasaanku. Rindu yang hanya bisa ku tampung seorang diri, tanpa kau peduli. Akankah Rindu ku sampai pada dirimu? Mungkin tidak. Tetapi, aku mau kau mengerti satu Hal. Setiap langkah yang Aku jalani, setiap waktu yang Aku lewati, suara Rindu itu dengan lantang memanggil namamu. Walau aku tahu, kau Tak akan bisa mendengarnya
All Rights Reserved
#14
stronggirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALSTARAN [END]
  • Hadiah Cinta Sepuluh Hari [TELAH TERBIT]
  • Rannia√
  • RadenRatih
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • You're Here, But Not For Me
  • My Perfect Bad Boy
  • NAVILLERA

"Pergi aja bangs*t!!!" "Gak." ------- "Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua." ------- "Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri." ------- "Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu." "Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!" ------- "Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le." ------- "GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!" ------- "Lo tau? Lo udah buat gue khawatir." ------- "Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak." ------- "Lo mau jadi cewe gue?" ------- "Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit." "Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo." ------- "gue hamil." ------- "Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang." ------- "Selamat malam tuan Octanius." -ALSTARAN- [Follow sebelum baca!!!] [Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!] Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines