BUBBLEGUM LOVE

BUBBLEGUM LOVE

  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2020
Permen karet? Permen karet itu manis, lengket dan menyenangkan Seperti itulah kisah cinta antara lenzi dan cakra. Ketika takdir menyatukanmu dengan pasangan yang selalu ada tapi selalu membuat mu marah dan tertawa disaat bersamaan. Perasaan itu akan mudah mendatangkan cinta, bukan? ~~~~~~~ "Sifat nyebelin itu adalah pelampiasan saat lo suka sama seseorang" "Terus?" "Kalo lo nyebelin gini sama gue, berarti lo suka sama gue" "Katanya jatuh cinta itu mendadak, ngga bisa di perhitungkan. Siapa tau aja lo tiba-tiba jatuh cinta sama gue saat pertama kali kita ketemu"
All Rights Reserved
#240
bar-bar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mentari Tanpa Sinar
  • Memories in Moon
  • ARGA [REVISI]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Adinda
  • BULAN (END)
  • The Tomboy Girl
  • Secretly Yours, Shaka

Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines