Love Is War

Love Is War

  • WpView
    Reads 457
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jul 24, 2020
*** "Lu mau minggir atau gue cium sampe lemes?" Suara bariton yang maskulin keluar dari kerucut bibir makhluk tampan nan seksi bak seorang model pria papan atas, Tristan Cakrawijaya. *** Dengan penuh keraguan, dan jemari lentiknya yang mengepal. "L-lo jadi pacar gue!" Audie Arkadewi. Dengan nada ketusnya yang khas tertuju kearah seorang pria yang ada di hadapannya ini. *** Awas aja lo, gue buat lo cinta mati sama gue, abis itu bakal gue buang lo kayak air liur! Cuih! ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 180° [END]
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Capricorn
  • ADYRA
  • Cold Seniors •END
  • the other side
  • Berkisah Untuk Berpisah (On Going)
  • DEDEL(Zeedel)                                         (Slow Update)
  • Destined for me 2
  • Stres In Life

🌼 Follow akunku sebelum membaca! 🌼 Dilarang plagiat karena ide itu MAHAL! 🌼 Status cerita sudah end, jadi bisa marathon sampai akhir. 🌼 Jangan lupa vote dan komen saat membaca, agar Author tahu kalian benar-benar ada dan nyata. Blurb : Apa jadinya jika gadis cantik dengan predikat kaya raya, arogan, penuh kekuasaan dan kerap menindas orang lain mendadak berubah dan justru berbalik 180°? Bagaimana dengan lelaki jenius dengan penampilan cupu, bertubuh gemuk, kacamata yang bertengger di hidung dengan tambahan tompel besar di dahinya mendadak berubah 180° menjadi lelaki tampan dengan karisma yang kuat? "Jodohin Aga sama dia, Pa." -------------- "Sahara nggak mau di jodohin, Pa." -------------- "Ya, lo harus mikirin dari sekarang, lah. Pokoknya, nikah sama gue harus bisa kasih gue dua pasang anak kembar! Kalau enggak, gue poligami. Mau?" -------------- "Jadi milik gue, setelah itu menderitalah selamanya dan jangan berharap untuk bahagia!" -------------- "Lepasin, aku! Biarkan aku menerima karma tanpa harus kamu yang bertubi-tubi menghujani luka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines