Mine
  • WpView
    Reads 69,971
  • WpVote
    Votes 7,104
  • WpPart
    Parts 75
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 24, 2022
"Wanita, kamu dengar. Sekalipun kamu bisa masuk ke perusahaanku, itu hanya sekedar untuk menunjukkan bahwa aku masih menghargai orang tuaku! Jangan sampai kamu besar kepala!" Ketus Noe tepat di depan wajah Bianca Bianca menelan salivanya kelu, ia menatap lekat ke dalam wajah Noe yang penuh dengan kebencian menatap padanya "jika kamu tidak ingin! Kenapa harus setuju?" Noe menjauhkan wajahnya sembari menghela nafasnya kasar "tidakkah kamu dengar? Aku hanya menghargai orang tuaku! Berhenti bertanya! Besok adalah hari pertama kamu bekerja, pukul 06:45 Wib harus sampai di kantor, sebelum itu siapkan sarapan untukku, atur semua jadwal harianku, karena kamu adalah sekretarisku, formalitas pekerjaan harus terjaga selama jam kerja, dan terakhir. Jaga bicaramu, jangan sampai mulut besarmu membuat orang tau hubungan kita! Dan satu hal lagi, aku tetap punya privasi sendiri, kamu tidak berhak merasa keberatan."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • My Bad Boy
  • CEO kejam suamiku
  • Love Is In The Building | END
  • HOT CEO Posesif Husband
  • GIORGIO
  • You Only For Me [Completed]
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • ★the Silent Girl★

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines