Putri Malam(END)

Putri Malam(END)

  • WpView
    Membaca 53,760
  • WpVote
    Vote 3,059
  • WpPart
    Bab 54
WpMetadataReadDewasaLengkap Sen, Okt 7, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Sahabat jadi Cinta
Akhir Bahagia
Kehidupan Sehari-hari
"Tuan, apa anda mau menambah kopi anda?" tanya Rembulan pada Surya. "Tidak usah, aku harus menghabiskan ini baru aku meminta kau membuatkannya lagi. Lebih baik kau duduk di sini saja." Bulan terpaku beberapa saat dan duduk dengan canggung di samping tuannya itu. "Tuan, apa tak apa-apa jika duduk di samping Tuan?" "Aku yang memintamu untuk duduk kenapa harus canggung. Bukalah kaca matamu biar aku lihat betapa cantiknya pelayanku ini." ujar Surya seraya mengulurkan tangan hendak melepas kacamata milik Bulan. "Ja-jangan Tuan bagaimana kalau ada yang melihat kita seperti ini?" ucap Bulan takut-takut. ****** Sinopsis : Bulan adalah wanita cantik yang ingin di peristri oleh seorang pria tua karena terlilit hutang. Tak mau dia pun kabur dan bertemu Alexandra Surya pria kaya yang membantunya dengan balasan menjadi seorang pelayan di rumah. Kecantikannya yang menjadi suatu bumerang harus dia sembunyikan dan hanya akan memperlihatkan wajahnya saat bulan purnama. Tapi ternyata rahasianya itu diketahui oleh Tuannya Surya. Bisakah dia menjalani kehidupannya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Postscript
  • My Beloved Enemy
  • KISAH DI BALIK KESALAHAN
  • Arsyilazka
  • Bulan Story [END]
  • Bulan Di UfukTimur [#3.SGS] (Tersedia E-book)
  • KEYLASYA STORY

Karena ketiduran saat rapat, Luna mendapat memo teguran dari Liam, si asisten manajer kaku dan irit senyum. Sejak itu, Luna berusaha bersikap lebih profesional. Tapi, kenapa dia tetap menerima memo lainnya?! *** Berawal dari "pengantar berkas", Luna mendadak dipindahkan ke divisi operasional dan menjadi staf Liam. Bagi Luna, itu bukan berita menyenangkan karena Liam terkenal sebagai asisten manajer "gunung es"; pria kaku, dingin, dan sinis. Suatu hari, karena ketiduran saat rapat, Luna mendapatkan memo teguran dari Liam. Mulai dari situ, memo-memo lain terus menghampirinya, tak hanya membuat pekerjaannya semakin penuh tantangan, tapi juga menggiringnya ke sisi lain yang diam-diam Liam pendam.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan