'|Rintik Hujan|'

'|Rintik Hujan|'

  • WpView
    Reads 170
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
Teringin dihargai tapi, tak pernah menghargai Teringin disayangi tapi, tak pernah mau menyayangi Andai dunia bisa berputar kembali, bukan kau yang akan kupilih tapi, sesuatu yang lebih berguna daripada cinta yang tak pernah menyambangi. ______________________***_______ -Rintik Hujan By: @NawaFithrah Silahkan mampir! Dan ini karya asli author, jika ada kata kata yang mirip dngan cerita lain mohon di maapkeun;) Asli bisa mengobati hati para readers yang lagi kretek... Kretek... Semoga suka. Jangan lupa Vomentnya!!! WARNING!!!! -50% BAPEER -50% NGOBATIN HATI 100% BUCHEN *Akan Hiat Mulai Besok* Mksih^^ 💔💔💔💔💔
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lovakarta
  • Just For One Day
  • Hug Me {Sehun Irene}
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • [5] Unforgettable Love
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • FIZYA
  • [✔��️] Anti Romantic ⋆ Jaesahi
  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)
  • Siang Di Akhir Malam - The End
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines