INEFFABLE

INEFFABLE

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
Delisa Natasha Gadis sederhana,dengan sejuta mimpi.Tidak ingin terlihat lemah dihadapan dunia, walaupun terkadang dunia seakan mempermainkannya. Tidak banyak yang Delisa ketahui tentang keluarganya, yang Delisa tahu, ia hanya memiliki seorang kakak perempuan yang bernama Fera Anatasya dan Papa-nya yang sudah meninggalkan dia sejak lima tahun lalu. Merindukan seorang Mama, sangat sering Delisa rasakan.Namun setiap Delisa mempertanyakan "Kemana Mama?" Fera hanya diam dan tidak pernah ingin membahas hal itu. Bukankah dia mempunyai hak untuk mengetahui apa yang ingin ia ketahui? Baiklah, Delisa akan mencoba mencari tahu sendiri. Delisa ingin bercerita panjang dengan seorang Mama yang tidak ia ketahui itu. Menceritakan bagaimana Delisa melewati semua yang terjadi tanpa seorang Mama dan Papa yang sudah meninggalkannya. "Dunia terasa kejam, namun aku memiliki mimpi yang indah.Biarkan dunia bermain dengan semestinya, dan selama itu juga mimpiku akan terus terancang indah." ***** Makasii yang sudah mampir untuk membaca cerita ini. Ditunggu vote dan coment-nya,dan jangan lupa follow akun wp akuu ya Makasii
All Rights Reserved
#4
delisa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  •  CHANGE ME ✓
  • My Duchess / End
  • B.L [15+ Yaoi/BL Lokal] ✔
  • Aku, Kamu, Yang Beda. [On Going]
  • Dandelion✓
  • I Hope You (DISCONTINUED)
  • MOANA AUDIA [ TERBIT ]
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines