menjemput atau dijemput

menjemput atau dijemput

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Thu, May 14, 2020
dzakiyya talita sakhi... aku seorang wanita berusia 24 tahun, aku seorang sastrawan, dan aku selalu menyimpan rapat rasa cinta ku kepada siapa pun seperti syaidatina fatimah putri rasulullah, dulu aku pernah mempunyai hubungan kepada seorang laki laki yang lebih dewasa dari ku, kami hampir bertunangan namun takdir berkata lain aku dan laki laki tersebut dipisahkan oleh takdir allah, hingga pada akhirnya aku trauma dengan sebuah perasaan dan kemudian aku menjaga cinta ku dalam diam... hingga pada suatu hari abi ku menjodohkan ku dengan seorang TNI angkatan laut dan seorang putra dari ustad didesa ku... aku ingin menolak nya namun aku tak berani untuk mengatakan itu kepada abi ku akhirnya aku menerima nya... suatu hari aku berpapasan dengan seseorang yang tak asing bagi ku dan ternyata pria tersebut adalah mantan calon tunangan ku yang selama ini aku meriuhkan namanya dalam doa. mungkin ini sudah menjadi takdir ku dalam menemupuh perjalanan yang entah aku yang dijemput atau pun aku yang menjemput cinta itu apakah yang akan aku lakukan??? baca terus di wattpad yah 😊 Jangan lupa coment share dan feed dan nanti bakal aku feedback 😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • perjalanan cinta rumit
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Takdir Tersembunyi 1 & 2 [SUDAH TERBIT✔️]
  • Misunderstand
  • Asmara Jingga (Tamat)
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • ELEGI ASMARA
  • SASHI
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines