Senja Yang Memilukan

Senja Yang Memilukan

  • WpView
    GELESEN 18
  • WpVote
    Stimmen 1
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Mai 11, 2020
Di ujung senja tanggal 11 Desember. Setelah sekian aktivitas kampus yang cukup meliuk lelah, saya pun bergegas untuk kembali ke tempat kontrakan. Kontrakan yang mungkin merupakan tabib untuk menyelesaikan semua perkara lelah. Diperjalanan pulang, saya melihat seorang wanita yang sepertinya tidak lagi berbadan satu sedang duduk termenung di bawah tugu perbatasan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa. #COPAS BOLEH TAPI JANGAN CRRITANYA MELAINKAN IDE UNTUK TETAP MENULIS. "Membacalah supaya kamu menulis, dan menulislah supaya kamu bisa membaca." (Abang Jebra).
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • ESCAPE. | Jake - Yujin ✓
  • ALIF (TERBIT)
  • ANASTORY [END]
  • Antologi Cerpen & Cerbung (Kumpulan Cerita Pendek)
  • A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]
  • You and My Dreams  [COMPLETED] ✓
  • transmigrasi antagonis boy (Completed)
  • Love Problem [REVISI]
  • HE IS MARCH

Setiap manusia selalu mengharapkan kebahagiaan di setiap detik kehidupannya. Bukankah begitu? Sayangnya, terkadang harapan yang selalu dipanjatkan, membuat kita terlena dan lupa, bahwa perlu ada penerimaan takdir Tuhan. Andrian Savas, seorang mahasiswa yang harus memenuhi biaya kuliah melalui jerih payahnya sendiri. Di tengah ketidakpastian hidup, ia dipaksa menanggung beban yang seharusnya bukan miliknya-konflik keluarga yang tak kunjung reda. Sampai di titik terendahnya, Savas hampir menyerah. Lalu, ia bertemu dengan seorang gadis di tepi jembatan. Ellana Uttari, gadis asal Kalimantan yang memilih kabur sejauh mungkin, demi menghindari belenggu keluarganya. Rasa putus asa membuat Ellana hampir menjatuhkan dirinya dari sebuah jembatan. Detik-detik terakhir sebelum ia mengakhiri hidup, Savas datang, menyelamatkannya. Saat mengetahui bahwa gadis itu tak punya tempat untuk kembali, Savas menawarkan rumahnya sebagai tempat singgah sementara. Tanpa mereka sadari, keputusan itu membawa keduanya ke dalam pusaran rahasia dan luka yang semakin dalam. Namun, semakin Savas mengenal Ellana, semakin banyak pertanyaan yang muncul. Mengapa gadis itu pergi ke kotanya? Mengapa ia menerima tawaran Savas seolah mereka bukan orang asing? Dan, apa sebenarnya yang selama ini Ellana sembunyikan darinya? (Note: The entire storyline here is purely fictional and excludes the private lives of the artists. Please read this book responsibly and avoid associating the content with reality, as this is a non-commercial work). ©Seon_Kim

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien