Mythomania

Mythomania

  • WpView
    Reads 436
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Apa hal yang paling jahat di dunia? ~Kebohongan~ Satu kata yang dapat mengubah apapun menjadi sesuatu yang lebih mengerikan, lebih menyenangkan, atau bahkan keduanya. Seharusnya tidak ada tempat untuk kata itu di dunia ini, tapi mustahil. Bahkan lebih buruknya, kebohongan untuk menutupi suatu kebohongan lainnya. Kendati begitu, bau bangkai selalu tercium bukan? Serapi dan secantik apapun permainan berbohong pasti akan ada kebenarannya juga. Sekolah dengan penilaian tertinggi, siswa berprestasi, kedisiplinan ketat, dan kegiatan belajar yang baik serta prospek akan masa depan yang cerah, hanyalah kedok semata. Semuanya diperdaya. Semua ditutupi rapat-rapat dan dibungkam paksa oleh sekolah. ~Selamat datang di SMA Sevit nomor 1 di Nusantara~ [Update at Monday and Friday]
All Rights Reserved
#85
psychology
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • DEVIAN [END]
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • Element : Elemental High School {END}[Dreame]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • CLASS F
  • Become an Extra or Main Character [END]

[Sebelum baca, follow akunku dulu yah!] #1 dalam Mystery/Thriller [22 Januari 2019], #1 dalam Remaja [14 Januari 2019], #1 dalam Misteri [14 Januari 2019], #2 dalam Pembunuhan [2 Januari 2019] Kehidupan di SMA Argosaka yang semula tenang berubah menjadi penuh kekhawatiran. Insiden pembunuhan terjadi secara beruntun. Korbannya tak lain adalah siswa SMA Argosaka. Tak ada yang tahu alasan mengapa siswa-siswi tersebut dibunuh. Pihak sekolah menutup proses investigasi. Menetapkan kasus ini sebagai kasus bunuh diri. Akhirnya polisi harus menyerah dan undur diri. Namun, saat polisi menutup kasus, beberapa siswa justru mendapat petunjuk dari surat-surat anonim. Mereka harus memecahkan teka-teki isi surat anonim tanpa bantuan polisi. Apabila gagal, taruhannya adalah nyawa mereka sendiri. Saat persahabatan mulai diragukan, kejujuran mulai dipertanyakan, keselarasan pikiran tak mampu diusahakan. Kesetiaan pun menjadi ancaman. Apakah masih ada yang namanya teman? Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines