Jami'karamatul Auliya

Jami'karamatul Auliya

  • WpView
    Leituras 124
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jul 18, 2020
WpInfo
Não Ficção
لبسم الله الر حمن الر حيم Rasulullah Saw. dalam sabdanya, Sesungguhnya ada golongan hamba Allah yang bukan termasuk nabi dan bukan syuhada (syahid), yang pada hari kiamat nanti mereka menempati tempat para nabi dan syuhada. Para sahabat lalu bertanya, Ya, Rasulullah, beritahu kami siapa mereka itu? Apa pekerjaan mereka ? Semoga kami bisa mencintai mereka. Nabi menjawab, Mereka adalah satu kaum yang saling mencintai karena Allah, bukan karena hubungan satu rahim, juga bukan karena harta yang mereka miliki. Demi Allah, wajah mereka bercahaya. Mereka berada di atas mimbar cahaya, mereka tidak pernah takut ketika orang-orang ketakutan, mereka juga tidak bersedih ketika orang-orang merasa sedih (HR. Umar bin Khattab). #hanyaberbagiilmuyangsayabacajuga #semogabermangfaat
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • H2 TARIM
  • kisah cinta zeaka [nazea & shaka] [END]
  • Kumpulan Shalawat
  • Penyejuk Hati
  • OPACRAPHILE [End]
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • SATU NAMA DALAM DO'AKU
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI
  • Lirik Sholawat
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
H2 TARIM

Muhammad Abdurrahman Hasballah Kareem berusia dua puluh tiga tahun. Ia merupakan anak ke dua dari empat bersaudara ia juga anak dari seorang Kyai besar dari Pesantren Al-Ikhlas. Salah satu Pondok Pesantren ternama di daerah Jawa. Ya, Hasballah adalah seorang Gus. Hasballah baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan S2 di Tarim. Dengan tekad yang penuh, ia akan terus mengejar pendidikan sampai gelar Dr ia dapatkan. Syukurnya, ia mendapat beasiswa di tempat yang ia inginkan. Setelah fokus mengejar pendidikan sampai detik di mana dirinya sudah menginjak S3, datanglah sebuah perasaan yang Allah titipkan untuknya. Cinta pertama nya selama 23 tahun belum merasakan jatuh cinta sedalam ini. Tasbih pink. Itulah yang masih ia jaga sampai saat ini. Walau ia tak kenal dengan pemiliknya, tetapi tasbih itu kini sudah menjadi miliknya. Karena kuatnya doa Hasballah dan doa dari seorang perempuan Tarim mereka pun bertemu. Bertemu untuk menjalin hubungan halal. Memang takdir Allah sangatlah baik. Saat Hasballah mengisi acara di Yaman, ia tak hanya ingin mengembalikan tasbih itu, tetapi juga untuk melamarnya. Setelah tasbih itu sudah menjadi miliknya, ternyata Allah menyimpan rencana agar Hasballah sekalian memiliki mantan pemilik tasbih itu. "Ini tasbih kayaknya kangen sama kamu. Nih, mau pegang nggak? Sepertinya rasanya beda kalau kamu pegang lagi. Ini selalu saya bawa kemana-mana. Kadang, kalau saya menyendiri saya nggak sendiri, saya bertiga. Sama Allah dan sama dia," jelasnya panjang lebar sembari menunjuk tasbih itu. "Maaf ini sudah lumayan luntur warnanya," lanjutnya. Hasena pun mengambil tasbih kesayangan nya itu. "Iya beda," responnya. "Apa bedanya?" "Jauh lebih kendor." Pecah sudah tawa orang-orang yang berada di ruangan itu. (Utamakan vote dan komen ya!!) SELAMAT MEMBACA !!!!!! Terima kasihhhh♡♡♡

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo