3 Ruang dan Warna Rasa

3 Ruang dan Warna Rasa

  • WpView
    Прочтений 133
  • WpVote
    Голосов 15
  • WpPart
    Частей 17
WpMetadataReadДля взрослыхВ процессе
WpMetadataNoticeLast published срд, мая 13, 2020
"Dia tiba-tiba datang, pun tiba-tiba hilang. Tiba-tiba bercanda, pun tiba-tiba membuat candu." Teruntuk setiap kamu yang mempunyai sosok dia, jangan sedih ya! Sulit ya, ladenin dia. Dia dan segala kejutaannya. Sebelumnya, kamu juga harus tahu, sebuah kisah selalu terbagi atas beberapa ruang di setiap perjalanannya. Ruang saat kita berkenalan dengan kisah itu. Mulai mengenalnya. Ruang di mana berbagai rasa bertebaran. Dan Ruang beberapa kejutan hadir untuk mempermanis kisah tersebut. Maka di sinilah 3 Ruang dan Warna Rasa itu beradu. Memintal sajak yang hadir karna pertemuan, kerinduan, kerapuhan, perjuangan, dan keterpurukan. Sajak yang tidak hanya memaparkan definisi dari rasa. Sebab, beberapa rasa memang tak mempunyai definisi dan tak terdefinisi.
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Semesta yang berbeda
  • Paradise
  • Antara Kita Bertiga
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • [1] LUKA SEMESTA [END]
  • ARDIRA [SELESAI]
  • TIME
  • Mengkhilaskanmu Karena-Nya

#MantanSeries Bila orang bilang hal yang paling berpengaruh itu adalah perpisahan tanpa pesan, maka aku tidak menyetujuinya. Sebab, bagiku yang paling mempengaruhi bukan perpisahan tanpa pesan akan tetapi pertemuan kembali setelah perpisahan tanpa pesan. Dan hal itu, sangat berpengaruh pada cerita yang sudah dianggap selesai tapi kenyataannya belum. Dan kisah ini, sejujurnya aku tak ingin mengulanginya sebab ketika kenangan yang sudah berhasil dikubur mencuat kembali akan membawa cerita yang berbeda dengan kenyataan yang sempat diharapkan. -Setelah sekian lama kita tidak berjumpa. Aku kini mulai berpikir, apa yang harus kulakukan jika kita dipertemukan kembali. Haruskah aku menyambutmu dengan pelukan hangat ataukah kusambut dengan derai air mata kerinduan. Dan ternyata, setelah sekian lama. Kala waktu kita bertemu, ternyata kita bagai dua orang asing yang saling mengenal.- ----> Mawarmay Kediri, 23 September 2019 Cerita ini hanya fiksi semata, apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, kejadian dan beberapa hal yang mungkin terasa tidak asing maka ini hanya imajinasi dari penulis yang tertuang dalam kata. Jadi mohon dimaklumi atas unsur ketidakpastian.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту