Story cover for  Evanescent by Gledisjenia41
Evanescent
  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 11, 2020
Pantai, Taman, Mall, Kafe. Tempat-tempat seperti itu selalu mengingatkan aku tentang kamu. Kamu yang selalu aku rindukan, kamu yang aku tunggu-tunggu kehadirannya, kamu yang membuat aku selalu berharap bahwa semesta akan berbaik hati untuk mempertemukan kita kembali. 

Aku menulis cerita ini untuk mengobati setiap rasa rindu yang hadir setiap hari tanpa kenal lelah. Jika kamu membacanya, aku mohon temui aku. Jika memang kita tidak bisa kembali bersama, bukankah kita akan selalu menjadi teman? 

Sekali lagi, aku mohon temui aku. Jangan menghilang seperti ini, jangan menjadi asing. Bukankah sebelumnya kita selalu saling? Saling berbagi, saling memberi, dan saling mencintai.
All Rights Reserved
Sign up to add Evanescent to your library and receive updates
or
#96gebetan
Content Guidelines
You may also like
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
You may also like
Slide 1 of 10
Lelah [✔] cover
The Secret Of Old School  cover
Tentang Kita ✔ [TAMAT] cover
DENTING  [Revisi] cover
LOVE OF THE PAST cover
Fragile cover
Belatedly Love You 1 & 2 cover
SORRY cover
Stay (Away) cover
Maaf' (Revisi) cover

Lelah [✔]

20 parts Complete

[BOOK 2] [COMPLETE] "Aku lelah memperjuangkan cinta yang selama ini aku pendam. Aku lelah berhenti mencintaimu " - Prilly Anastasya. "Maaf, aku baru sadar, kalau aku juga cinta sama kamu. Kalau kamu lelah memperjuangin semua itu, kini giliran aku yang memperjuangkan cinta kita " - Aliando Alkatiri. "Sekarang lo gak akan bisa perjuangin cinta lo selama ini. Karena dia tidak hanya lelah mencintaimu, dia juga lelah karena penyakitnya " - Helly Swara Cover by Pinterest Copyright©2018-All Rights Reserved