Hana
  • WpView
    Membaca 26
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 11, 2020
"Apakah kamu tidak puas dengan apa yang sudah kamu dapatkan?" tanya Hana dengan suara tenang namun penuh keputus asaan ia menyorot tajam ke arah lawan bicaranya yang hanya menatap datar, seperti tanpa minat. seperti memang tak seharusnya ia banyak kata Hana pergi, meninggalkan lawan bicaranya, yang sama sekali tampak tak timbal balik bicara denggannya. kebenciannya telah mengubahnya *** haloo.. jangan lupa follow akun ini dulu ya sebelum baca. happy reading all :) jangan lupa tinggalin jejak berharga kalian
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#900
broken
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Usai Pilu | KTH βœ”
  • Me Or Your Religion
  • Lolipop berdarah
  • Dendam
  • BUKAN DILAN MILEA
  • Love or Dare [Completed]
  • [COMPLETE] In Between
  • Syerli And The Wounds That Never End
  • Rumah Tanpa Atap
  • ON REMEMBERING

[ Before Sirkuit ] "Kata Caesar, terkadang ada beberapa perasaan yang lebih baik disimpen di sini, Han." Jari telunjuknya mengarah pada dada, "Tapi gue gak mau nyesel karena perasaan itu gue simpen." Hana masih bungkam, namun ia memberanikan diri untuk menatap wajah serius Arka. Membiarkan matanya menyeludup pada ucapan Arka yang sebenarnya ia tak tahu laki-laki itu sedang membicarakan perasaan kepada siapa. "Gue sayang sama lo, Han.." "Maaf gue mengikut sertakan perasaan gue dan secara tidak langsung terjun ke kehidupan lo. Gue minta maaf, tapi jatuh cinta sama lo itu diluar kehendak gue sebagai manusia. Gue gak pernah milih buat jatuh cinta kepada siapa, perasaan gue ngalir ala kadarnya dan ternyata bermuara ke lo, Han, orang yang gak pernah gue sangka."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan