Sepucuk Cinta, di Penghujung Senja

Sepucuk Cinta, di Penghujung Senja

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bandung, 11 Desember 2019. Dibawah guyuran air hujan yang lebat, kedua insan itu saling menatap. saling mengunci pandangan sang lawan, tak ada yang mau mengalah . Tak lama kemudian, sang pria memutuskan pandangannya, bergerak kesana kemari salah tingkah. Membuat sang wanita gemas dibuatnya. "Ger, pipimu merah hahaha" ledek sang wanita sambil tertawa terbahak bahak. Sebaliknya, sang pria hanya diam, memandangi ujung sepatunya, dan memilin milin ujung bajunya. "stt, kamu jangan ketawa, aku malu" cicit sang pria sambil mengulum bibirnya. Lagi lagi sang wanita tertawa, kali ini sambil menangkup wajah sang pria dan mencubiti pipinya. gemas. "Anjing, gue salfok. Bibirnya seksi banget kenapa sih" batin sang wanita . "eum, kamu mau ngga kalau aku gantiin dia dihati kamu ?" ucap sang pria tiba tiba. "Dipenghujung senja ini, dibawah guyuran hujan, diatas tanah, dan dibawah langit jingga, aku mau engkau Arrinda Xyandarruvv menjadi ratu dihatiku. Aku mau menjadi raja dihatimu, menggantikan sang penyihir jahat yang menghancurkan sang ratu." lanjut sang pria berteriak lantang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KAY'S STORY
  • The Somplak Wedding
  • POINT OF VIEW [End]
  • MAHENDRA RADIKTA (END)✔
  • ON SIGHT (Completed)
  • Dari Rp Jadi Rl (?)
  • MASCULINE (END)
  • Terlanjur Resepsi
  • GERISA [END]
  • Orang Ketiga

[ SLOW UPDATE ] Aku menatap Bima dengan berang, dan yang ditatap malah asik dengan makanan yang seabrek didepannya. Tolong ingatkan Aku untuk menggorok lehernya sepulang sekolah nanti. "MAKAN AJA GUE YANG BAYAR!!!!!" "ALVIN??!!!" Aku kaget kenapa tiba-tiba Alvin disini, bukannya tadi dikelas? "Calm baby, don't worry" bisiknya ditelinga ku. Bulu kudukku meremang mendengar suara rendah , berat dan seksi milik Alvin , ah! Aku jadi terangsang dibuatnya. Aku menjauhkan telingaku dari bibirnya, ini tidak benar tidak seharusnya telingaku merasakan hawa panas dari nafas Alvin. Ini bisa berakibat fatal bahkan kronis. Aku tidak akan membiarkan telingaku ini kecanduan dengan suara berat nan seksi miliknya , ya tidak akan!. "Lo apa-apaan sih Vin, biarin aja gak usah dengerin bacotannya Bima!" "Loh kenapa gak?" "Kenapa gak? Lo tanya kenapa?. Ya karena kita itu gak jadian! Emang Lo mau bayarin makanan seabrek mereka padahal Lo gak ngapa-ngapain?!" "Ohh Lo lagi ngodein gue nih ceritanya??? Yaudah mulai sekarang kita jadian!!" "Gak ada penolakan!" Lanjutnya dengan enteng. "WHAT??!!!" Happy reading ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines