Berkah Kentut

Berkah Kentut

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 30, 2014
WpInfo
Non-Fiction
part 1 Pada sebuah Desa di salahsatu kecamatan di provinsi jawa bermukim satu keluarga miskin dan fakir, diantara puluhan keluarga miskin hanya mereka yg hidup rukun dalam keluarga meski serba kekurangan. Seorang kepala rumah tangga, Fulan namanya. Sudah sekian tahun membina rumahtangga dengan sang istri hingga beranak pinak. Dengan dibekali ilmu agama yg lumayan oleh orang tuanya, fulan bisa menafkahi keluarganya dengan menjadi pengajar di sebuah madrasah. Pada suatu pagi seperti hari-hari biasanya, isteri fulan sibuk dengan aktifitasnya sebagai ibu rumah tangga. Dari semenjak banguntidur membersihkan rumah, mengurusi anak hingga memasak. yg kebetulan anak mereka masih kecil. Tiba waktu akan memasak tiba-tiba isterinya mendapati beras di dapur sudah kosong, dia pun mengadu pada Fulan. si isteri" mas, berasnya sudah habis untuk masak hari ini tidak ada.." nada lembut sang isteri mengingatkan fulan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ISTRI GEN -Z
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • May am I ???
  • KISAH HIDUP & CINTA VAYA
  • As Possible
  • I love you, Mas Duda
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Aksara Lingga

"Istri Gen Z" bercerita tentang perjodohan antara Drazel Atharazka Mahardika, pria dewasa berusia 25 tahun yang sukses, dingin, dan penuh gengsi, dengan Naylea Adzra Fatharani, seorang siswi SMA kelas 3 yang ceria, manja, dan masih menikmati masa mudanya. Drazel sudah terbiasa hidup di bawah tekanan sebagai pewaris bisnis keluarga. Dia serius, perfeksionis, dan tidak punya waktu untuk hal-hal yang dianggapnya kekanak-kanakan. Sementara itu, Naylea adalah cewek Gen Z yang lincah, ekspresif, dan nggak bisa diam. Ketika orang tua mereka mengatur perjodohan ini, dunia Drazel yang selama ini tertata rapi mendadak berubah. Naylea yang masih polos dan suka bercanda harus menghadapi pria yang dingin dan susah didekati. Sementara Drazel harus belajar menghadapi istri yang banyak tingkah, sering protes, dan hobi bikin dia kesel. Apakah perbedaan mereka akan jadi masalah, atau justru lambat laun mendekatkan mereka? --- (Saat pertama kali bertemu setelah perjodohan diumumkan.) Naylea: "Eh, serius nih? Aku dijodohin sama om-om?" Drazel: "Om-om?" (Mata melotot, tangan mengepal, urat kesabaran mulai menipis.) Naylea: (Nyengir iseng) "Eh iya sih, nggak tua banget... tapi tetap aja, 25 tahun itu beda jauh sama aku yang masih 18!" Drazel: (Menghela napas panjang) "Dengerin, aku nggak ada waktu buat drama. Kita jalani ini seperti yang diinginkan orang tua kita, dan tolong jangan banyak tingkah." Naylea: (Menyilangkan tangan, bibir manyun) "Ih, kok galak banget, sih? Gimana mau jadi suami idaman kalau juteknya kayak gini?" Drazel: (Mendelik tajam) "Aku nggak butuh jadi suami idaman. Aku cuma butuh kamu nggak bikin masalah." Naylea: (Nyengir lagi, jahil) "Tenang aja, aku bakal bikin hidup kamu seru!" ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines