REMARRY
  • WpView
    Reads 75,353
  • WpVote
    Votes 1,287
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Erotica
Second Chance
Undangan persidangan perceraian yang terasa mengejutkan bagi Kim. Nama Dave jelas tertera sebagai suaminya. Pernikahan masa muda itu seharusnya sudah dibatalkan. Namun, apa yang terjadi setelah beberapa tahun berlalu, menempatkan Kim bersama Dave dalam sebuah kenyataan hidup yang harus mereka hadapi. Pertemuan kembali keduanya seakan membawa Kim dalam romansa terindah yang pernah ia lalui. Kehadiran Trevor dalam hidup wanita itu usai kepergian Dave, bahkan tetap tak mampu menghapus semua kenangan terindah tentang kisah masa lalu. Harapan seakan membumbung tinggi saat Kim menginjakkan kakinya di New York. Semua dapat berjalan cepat dan perasaan cintanya telah sirna. Hanya saja, kenyataannya Dave tampak lebih menggiurkan dari beberapa tahun lalu. Lelaki itu tidak lagi sama. Ia tampak matang, mempesona, dan seksi dalam balutan tiga setel pakaian yang melekat pada tubuhnya. Bukan hal mudah bagi seorang Dave menghapus kenangan bersama Kim, cinta masa muda. Dave merasa jantungnya berdetak lebih keras, saat pandangan matanya melihat Kim berdiri di tengah lobi kantor. Kim yang cantik, bahkan lebih dari yang Dave ingat. Kim yang tomboi, telah berubah menjadi sosok wanita anggun dalam balutan gaun bermotif bunga. Remarry, 18 Juli 2026.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REMIND
  • One Night Stand dengan Dokter Playboy
  • Engkau Bukanlah Segalaku!
  • LAVENDRIA ( THE SLUT )
  • RIANTI (Dendam Terindah)
  • Between Duty And Desire
  • Stray Cat (Srikandi)-side story Sayap Malaikat
  • Cinta Tak Pernah Salah by Emerald (Dark Romance)
  • Istri Paruh Waktu
  • Ujian Cinta
REMIND

Sesederhana mencintai bayang yang semakin lama pudar, bukan karena kau menjauh... tapi karena kau sudah tak lagi di dunia yang sama denganku. Waktu tidak hanya mengikis hadirmu-ia mencabutmu sepenuhnya, menghapus jejak kaki yang dulu kutapaki untuk menyusulmu. Terlalu mudah bagi orang-orang untuk berkata, "ikhlaskan." Seolah kehilanganmu bisa kulipat rapi dan kusembunyikan dalam laci hati. Tapi mereka tidak tahu, sesederhana aku mencintaimu kala itu, sesulit itulah aku melupakanmu sekarang. Karena bagaimana bisa aku melupakan seseorang yang pernah menjadi rumah dari seluruh doaku? Bolehkah aku, untuk pertama kalinya, berhenti menggenggam sisa-sisa hadirmu yang tinggal bayang? Bolehkah aku mencoba memeluk diriku sendiri, setelah sekian lama hanya menunggumu untuk kembali? Bolehkah aku mencoba bahagia-tanpamu? Tanpa merasa bersalah? Aku tahu, kau tak pernah benar-benar pergi. Ada bagian darimu yang tertinggal di setiap lagu favoritmu, di jalan yang dulu kita lewati, di doa yang tak pernah berhenti kusebutkan setiap malam. Tapi hari ini, aku ingin belajar melepaskan. Bukan karena aku berhenti mencintaimu, tapi karena aku ingin mencintai diriku yang tersisa. Aku ingin menyambung hidup, bukan karena aku lupa, tapi karena aku hidup juga untuk mewarisi kenangan indah tentangmu. Jadi, jika kamu mendengarku dari tempatmu yang damai-dari surga yang kusebut dalam setiap linangan air mata-izinkan aku mencintai hidup ini kembali, walau tanpamu di sisiku. Untuk waktu yang mungkin lama. Atau selamanya. Sampai kita dipertemukan lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines