Jodoh Dari Masjid (Slow UpDate)

Jodoh Dari Masjid (Slow UpDate)

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 29, 2020
"Tempat yang paling dicintai Allah di muka bumi adalah Masjid-Masjidnya." H.R Bukhari. "Aku tidak berharap bahwa jodoh yang ku minta di Masjid, akan Allah pertemukan di Masjid pula. Namun, jika memang pertemuan itu berasal dari Masjid, aku akan sangat bersyukur. Itu adalah suatu keistimewaan tersendiri untukku." Muhammad Abridansyah Al-Farizi "Bertemu jodoh di Masjid? Masyaallah, nikmat mana lagi yang aku dustakan, ya Allah. Ini keren, lebih keren dari bertemu di jalan." Alwahidah Wardah Az-Zahra #start: 11 Mei 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Iman
  • Arta & Azkia
  • Love Till Jannah [END]
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Satuan Takdir
  • ZAHRA
  • Jodohku Sahabatku 2
  • Cintai Aku Lewat Al-Qur'an
  • Kasih Sayang Muslimah
  • JODOH PILIHAN ABI (revisi Tulis Ulang)

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

More details
WpActionLinkContent Guidelines