Debur

Debur

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
Kamu bukan satu-satunya, gandengkan tangan kita bersama. My hope, your hope, our hope. Pikirku jadi tolak ukur, bomerang, bahkan malaikat kematian. Bukan kita yang salah, semua ikut berpartisipasi dalam pesta yang bahkan hanya aku yang bisa melihatnya. Namun kalian tanpa permisi hadir disana. Tubuhku menjadi mainan bagi mereka, bagi hal yang bahkan ku tak ketahui kemateriannya. Berkali-kali meyakinkan tapi tak ada yang peduli. ___________________________ #terinpirasi dari kisah nyata #but, sedikit kuperbaiki diksi dan hal lainnya. Mohon dengan sangat untuk yidak menjude tanpa melihat beberpaa sisi lain, ngga saya ngga bakal sakit hati hanya saja mereka tak semuanya seperti saya.
All Rights Reserved
#123
broke
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Atharrazka (End)
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Devaul • completed
  • Javas Drexzer [END]
  • Hopeless
  • ON REMEMBERING
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄

Abian Atharrazka, anak yang dipaksa menerima karma dari perbuatan dosa sang ibu. Kekerasan, caci maki, serta banyak hal keji selalu mengelilingi langkah hidupnya. Dia, seolah terlahir hanya untuk menerima rasa sakit. Kakinya sudah tertatih lelah, namun paksaan untuk selalu kuat harus selalu tertanam di jiwa dan raganya. Silakan baca saja kisahnya, tapi mengertilah, dia juga seorang manusia biasa. *TERDAPAT ADEGAN KEKERASAN/SIKSAAN! Harap bijak dalam memilih bacaan! {BELUM DIREVISI!} ❗DILARANG PLAGIAT❗ 📌 Cerita ini murni hasil pemikiran author sendiri, jika ada kesamaan dari berbagai latar, nama tokoh, alur dan sebagainya adalah murni ketidaksengajaan. 📍Cover by Pinterest: Umi Rumagia

More details
WpActionLinkContent Guidelines