Bidadari Dambaan Dia

Bidadari Dambaan Dia

  • WpView
    Reads 15,852
  • WpVote
    Votes 1,054
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 9, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
-His Little Rose- FEDRIZ NAUFAL | NUWAIRAH ROSE Dia isteri, Dan dia bidadari dambaan lelaki, Cinta berlebihan memisahkan kedua insan, Ketentuan takdir menyatukan hati yang terpisah, Namun... Cinta tak semestinya bersatu, hati kedua orang insan sentiasa berhubungan. Disini, kisah kedua insan bermula. "Assalamualaikum bunga Rose, dah sedia nak jadi isteri abang?" -Fedriz Naufal "Waalaikumsalam abang, insyaAllah cik bunga ni sedia." -Nuwairah Rose Ya, takdir menemukan hati yang terpisah lama, Kebahagiaan hanya pinjaman, Syurga dibina, bagaikan neraka. "Salahkah aku mencintai sisinya yang tak pernah mencintaiku?" -Nuwairah Rose "Kau cuma isteri atas kertas! Aku tak cintakan kau!" -Fedriz Naufal Kenyataan memang perit, Kejujuran itu penting, Mengapa harus menipu jika hati tidak terpaut? "Jadi inilah dia? It's sad ending, for us?" -Nuwairah Rose "You're no longer my wife, little rose..." -Fedriz Naufal Ya, cinta itu tak semestinya memiliki. Namun hati kedua insan akan sentiasa terikat dengan hubungan istimewa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • WHO ?
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Denyut Waktu (TAMAT)
  • La Douleur Exquise
  • The Devil's Love
  • 🍑Si Yehan and Ye Wanwan (1) (-) 🍑

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines