Antariksa Aldebaran (Slow update)

Antariksa Aldebaran (Slow update)

  • WpView
    LECTURAS 1,451
  • WpVote
    Votos 366
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoConcluida dom, may 30, 2021
WpInfo
Ficción
Fantasía
Hubungan kedua pasangan yang terpaksa untuk diakhiri karna kehadiran orang ketiga. Antariksa Aldebaran,dia adalah cowok kuat yang berusaha untuk melupakan masa lalunya dengan mantan Kekasihnya. Gadis yang selama ini singgah di hatinya telah menghianati kepercayaanya dengan orang ketiga yang datang dari masa lalu Alesha untuk kembali menjalin hubungan tanpa sepengetahuan Antariksa. Setelah 3 tahun lamanya akhirnya Antariksa berhasil melupakan gadis itu dan mulai kembali memulai hidup baru dan bersama kekasih baru. Namun Alesha tiba tiba hadir di saat Antariksa bersama kekasih baru nya, tanpa disadarinya Alesha masih menyimpan perasaan pada Antariksa. Apakah dia mau kembali ke masa lalunya untuk menjalin asmara yang baru dengan Alesha sang gadis brengsek itu? Entah sampai saat ini hatinya masih bimbang untuk menerima gadis brengsek itu,karna bekas luka 3 tahun lalu masih ada di dalam lubuk hati terdalamnya. Revisi setelah tamat Start:1 oktober Finish:
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 360 and Still Me
  • Do you think Of me ? [ Lengkap ] ✔
  • MEISYA
  • BULAN [END]
  • Langit Artharendra
  • Favorite Wound
  • The Fall of Ladykiller
  • EXCHANGE

Violetta Lanora Adinata pergi tanpa pamit-meninggalkan cinta pertamanya, sahabat-sahabat yang pernah jadi rumah, dan serpihan kenangan dari masa putih abu-abu yang tak selalu manis. Tak ada kata maaf, tak ada salam perpisahan-hanya kepergian yang sunyi, dibungkus diam yang panjang. Namun waktu, dengan caranya sendiri, menyeretnya kembali ke tanah tempat segalanya bermula. Dan di sana, semesta seolah tak memberinya pilihan lain selain menghadapi apa yang selama ini ia hindari-luka lama, tanya yang tak pernah terjawab, dan cinta yang mungkin belum benar-benar usai. Alvaro Nata Prabawa-tinggi, berwibawa, dengan wajah yang nyaris mustahil diciptakan tanpa sentuhan seni ilahi. Garis rahangnya tegas, hidungnya bangir sempurna, dan sepasang mata tajam yang dapat membuat siapa pun yang ia tatap menjadi membeku dan terpana. Ia menatap gadis di hadapannya dengan tatapan dingin, nyaris menusuk. Tapi yang membuatnya terhenti sejenak adalah kenyataan bahwa gadis itu, gadis bermata hazel yang dulu selalu menatapnya dengan mata penuh kelembutan, kini membalas dengan sorot mata yang sama tajamnya. Sama menusuknya. Seolah waktu telah mengajarkan mereka bagaimana menjadi asing, mereka kini berdiri sebagai dua kutub yang tak saling mendekat, asing dalam bayang-bayang kenangan yang belum selesai.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido