CHAN
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 12, 2020
Ini adalah hari pertama aku di sekolah baru, aku harus memberikan sesuatu yang indah untuk dilihat. Tampilan ku harus semaksimal mungkin, pakaian yang pas di tubuhku, sedikit memoleskan bedak karna kulitku sudah putih dan sedikit olesan di bibir kecilku ini. "Hmm, aku sangat suka bagian ini, " Ucapnya sambil menempelkan jari telunjuknya dibibir lalu tersenyum. "Sebaiknya harus aku kepang atau harus di biarkan begitu, " Meraba rambut panjangnya warna hitam yang pekat dan lembut "mpsh,,, seperti biasa rambutku wangi," Mencium rambut ku dan tidak lupa dengan senyuman.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • LOST STARS
  • Let Me In (COMPLETED)
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • HATI YANG TERSAKITI
  • Alletha's Perfectionist
  • 3. Cerita Etalase dan Tempat Tidur GXG (END)
  • Don't Go Away
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Rasa Cinta Yang Terpendam

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

More details
WpActionLinkContent Guidelines