Our Future
  • WpView
    LECTURES 301
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Chapitres 16
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 1, 2020
Persahabatan bukan sekedar membayar makan, membeli gelang couple, berjalan bersama, tetapi ada disaat dia duka. Ada disaat ia membutuhkan kekuatan dan sedang merasakan kesakitan luar biasa dikehidupannya. Ini cerita random yaaa;) Cinta itu bukan sekedar ucapan di chattingan ataupun sering memberi sebuah coklat sebagai permintaan maaf, sebagian perempuan membutuhkan lelaki yang mempunyai besar rasa perjuangan bukan ucapan. "Hingga suatu saat nanti akan datang seseorang yang sangat mencintaiku, yang tidak akan pernah mengkhianatiku dengan perkataannya, yang tak pernah menyakitiku dengan perkataannya, yang akan memelukku dengan pelukan tidak ingin kehilangan. Meskipun itu bukan kamu, aku percaya tuhan maha baik." "Bagaimana jika itu aku?"
Tous Droits Réservés
#1
deolinda
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DANADYAKSA
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • STUCK
  • Sour Seventeen
  • Beautiful Tattoo (COMPLETED)
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • DIFFERENT TWINS [ END ]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu