ALMIRA RAMADHANI

ALMIRA RAMADHANI

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2020
[Follow dulu sebelum membaca] Bruukkk, "Eehh, maaf maaf, aku gak sengaja," ucap pria bertubuh kekar nan tampan. "Iya, gak papa, aku juga minta maaf," "Sini aku bantu," ucap pria tersebut sambil berjongkok dan membereskan barang-barang yang berjatuhan dari atas koper milik Almira. Setelah semua barang di masukan kembali ke dalam tas kecil milik Almira, tiba-tiba ponsel Almira berdering, sepertinya ada yang menelponnya. Benar saja ibunya lah yang menelfon Almira. Setelah selesai mengangkat telpon, ia mengucapkan terimakasih kepada pria tersebut tanpa melihat wajah pria tersebut. Setelah di jawab, Almira langsung pergi meninggalkan pria tersebut. Tiba-tiba ponsel pria tersebut berdering, sehingga membuyarkan pikiran pria tersebut tentang Almira. Setelah selesai mengangkat telpon, pria tersebut langsung berdiri hendak melanjutkan perjalanannya. Tanpa sengaja, pria tersebut menemukan sebuah foto, yang kemungkinan milik wanita yang ia tabrak tadi. - - - - - Kira-kira, siapa ya pria tersebut? Nantikan kelanjutan ceritanya. Pantengin terus cerita Almira Ramadhani. Follow: Wp: @NurfadilahNur4 Ig: @ekaaa_nur19 Fb: Nurfadilah Nur Terimakasih sudah berkenan baca cerita ALMIRA RAMADHANI :) ----------------------------------------------------------------------------------------
All Rights Reserved
#57
devan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PYBP 2: Dialah Penyempurna Agamaku [END]
  • SERIBU HADITS✓
  • THE SECRET LOVE
  • Suratan Takdir dari Arsy [SUDAH TERBIT)
  • Takdirku ✓
  • Reason
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Cintai Aku Lewat Al-Qur'an
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Antara Hati dan Iman ✅

[CERITA FIKSI‼️] [END] *** Almira Azzahra Al-Hafidz atau yang biasa dipanggil dengan 'Mira' itu tak sengaja berpapasan dengan seorang laki-laki dingin dan cuek saat ia sedang membantu abi nya membawakan setumpuk dokumen-dokumen penting ke kantor abi nya yang berada di pondok putra Nurul Qadim. Setelah kejadian itu, Mira tak pernah bertemu lagi dengan laki-laki yang tak sengaja berpapasan dengan nya kala itu. Tanpa Mira ketahui ternyata abi nya juga sangat mengenali laki-laki itu karena laki-laki itu termasuk kedalam santri favorit abi nya. Laki-laki itu juga ternyata seorang munsyid dari hadroh di pondok nya. Namun, takdir berkata lain. Mira dan laki-laki itu harus bersama-sama terus seharian karena abi nya Mira menyuruh mereka berdua untuk menjadi panitia acara di pondok nya. Bukan hanya mereka, sahabatnya dan saudara sepupunya juga sama-sama disuruh untuk menjadi panitia. Sifat dingin dan cuek dari laki-laki itu mampu menarik perhatian Mira yang terkenal dengan sebutan 'hati beku' oleh beberapa santri putra di pondok pesantren nya itu. Seiring berjalannya waktu, diam-diam Mira menaruh hati pada laki-laki tersebut. Namun, ia sempat merasakan patah hati yang luar biasa ketika ia mengetahui kalau sahabatnya juga diam-diam menaruh hati pada orang yang sama. Saat itu juga Mira memutuskan untuk melupakan perasaan nya itu dan mundur secara perlahan-lahan. Semua usahanya untuk melupakan dan mundur gagal. Laki-laki itu justru mulai mendekati nya ketika ia ingin pergi dan melupakan perasaan nya pada laki-laki 'kulkas' itu. Lalu bagaimana kah kisah cinta diantara mereka bertiga? Apakah pada akhirnya Mira akan bersatu dengan laki-laki dingin nan cuek itu? Atau malah sahabatnya yang berhasil bersatu dengan laki-laki itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines