ELPIZO DAN ASAL MULANYA

ELPIZO DAN ASAL MULANYA

  • WpView
    LECTURAS 125
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadConcluida mar, may 19, 2020
Elpizo namanya. Seorang anak beranjak dewasa yang menjadi cikal bakal rombaknya dunia yang ada di lingkungan sekitar dimana dia berada. Memiliki kekuatan misterius yang berada di titik puncak terakhir pada garis keturunan membuat dirinya bertanya atas kelahiran dan seluk beluknya. Setiap melangkah, Elpizo selalu berhawa dingin, dengan kalung khas yang konon katanya milik nenek moyang terdahulu yang sangat sakti. Elpizo dapat menemukan definisi kata depresi dalam kehidupan sejak berumur 4 tahun. Elpizo meyakini akan keajaiban dari arti namanya atas pemberian dari ayahnya, yang mana nama tersebut akan menjadi kunci pengetahuan atas peradaban sebelum Elpizo lahir.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ketika Waktu Bersamamu
  • ELANG [Open PO]
  • Broken Home
  • Sembagi Arutala
  • AL: Stand Alone [END]
  •  Empathy (On-Going)
  • 𝐏𝐒𝐈𝐊𝐎𝐓𝐑𝐎𝐏𝐈𝐊𝐀-𝐇𝐮𝐛𝐮��𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐜𝐮𝐧 ✓
  • All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]
  • Witch

"Aku paham. Namun, kamu butuh pelukan itu. Kenapa menghidariku setelah pulang dari luar kota sampai sekarang, Ngel?" tanya Brama. Deg! Mendengar pertanyaan Brama, Angel memejamkan mata dia merasakan guyuran hujan yang semakin deras jatuh ke kepala dan wajahnya. Jujur, dari hati yang paling dalam, dia menjauhi Brama karena Angel tak ingin kehilangan seperti yang terjadi pada Fahmi, walau pun dia tidak akan membandingkan keduanya. Angel hanya tidak mau hal itu terulang lagi. Setelah membuka mata, menghela napas dan menyisirkan rambutnya yang basah itu ke belakang dengan tangan kanan, Angel memandang depan. "Tak apa, Bram. Kamu nggak perlu tahu," jawab Angel. Jawaban itu membuat Brama kembali menghampiri Angel dan dia berdiri di hadapan Angel dengan posisi menyamping, sedangkan Angel dia menoleh kepada Brama. Namun, matanya memandang ke arah lain. Brama pun mengangkat dagu Angel dengan jari telunjuknya agar dia dapat memandang wajahnya. "Kalau kamu nggak mau mejawab atas pertanyaanku, biar aku cari tahu sendiri, Ngel," kata Brama masih dengan posisi yang sama. 🌼🌼 Kisah ini berlanjut, Brama dan Angel semakin dalam untuk mencari jawaban tersebut. Apakah jawaban itu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido