ELRAVAA
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2020
''Percayalah, bahwa aku adalah orang yang paling bahagia karena telah kau izinkan aku untuk singgah sebentar dan meminta sedikit kesejukan dan ketenangan untukku yang pernah pergi tanpa pamit. #Eliyana Ayu Rahmaa "Terimakasih, kau bukan hanya saja merubah diriku, kau berhasil menaklukan hatiku. Aku tidak ingin kau hanya singgah. Tapi aku ingin kau menetap. Selamanya. Karena aku tidak ingin ada air mata orang lain yang jatuh ke bahuku. Karena aku hanya ingin air mata kamu saja yang jatuh ke bahuku, karena kau jadikan tempat untuk bersandar. #Elang Rivaldo Prayudha #Terimakasih untuk kesempatan mengenalmu. Terimasih juga kau sudah mengizinkan aku untuk sedikit memberi warna baru didalam kehidupanmu. Setelah gelap gulita yang membuat mu hilang arah dan hilang cahaya. Maaf, aku hanya mampu memberimu sebuah cahaya dari api lilin yang tidak akan bertahan lama, dan yang akan redup ketika ada hembusan angin. Maaf aku hanya jadi benalu yang mengganggu. Maaf, kehadiranku membuat kepergian seseorang yang amat berarti untukmu #Riva Ananda Anatasya
All Rights Reserved
#61
rahma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Egois (Clara) END✔
  • Can Be With Love ✅
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Maaf' (Revisi)
  • Take A Break
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Broken Heart!

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines